Halaman

Sunday, August 2, 2020

Saturday, August 1, 2020

BIODIESEL

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan tentang Biodiesel, silahkan kunjungi video berikut:


Friday, July 31, 2020

FOSFOLIPID & STEROID

Fosfolipid

            Fosofolipid juga merupakan ester dari gliserol, tetapi hanya dua gugus –OH dari gliserol yang diganti oleh gugus asil (asam karboksilat), sedangkan gugus –OH yang ketiga diganti oleh asam fosfat yang selanjutnya terikat pada suatu alcohol yang mengandung nitrogen. Fosfolipid yang sering terdapat dal sel hidup yaitu fosfatidilkolin, fosfotidiletanolomin, dan fosfatidilserin. 

            Berbeda dengan lemak yang bersifat hidrofob, fosfolipid bersifat amfifilik, karena terdiri atas ekor hidrofob dan kepala yang hidrofil. Fosfolipid merupakan pengemulsi yang baik, karena dapat tertarik ke dalam air dan sekaligus terhadap minyak. Apabila fosfolipid diteteskan ke dalam air, maka akan membentuk agregasi, yaitu bagian ekor akan tarik-menarik sekaligus menjauhi lingkungan berair.

        Fosfolipid merupakan komponen utama membran sel. Membran sel terdiri atas dua lapisan fosfolipid. Dalam jasad hidup, lesitin berfungsi sebagai pengankut (transportasi) lemak dalam aliran darah atau dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Dalam industri, lesitin dibuat dari kacang kedelai dan banyak digunakan sebagai pengemulsi dalam industri susu.

 

Steroid

        Berbeda dengan lemakdan fosfolipid, steroid bukan dari golongan ester, tetapi mempunyai kesamaan sifat dengan fosfolipid yaitu amfifilik. Semua steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom karbon yang membentuk  empat cincin. Perbedaan antara steroid yang satu dengan yang lainnya terletak pada jenis atau posisi gugus samping atau pada posisi ikatan rangkap.

            Steroid yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia adalah kolestrol. Zai ini merupakan bahan baku untuk pembuatan garam-garam empedu, salah satu dari empat vitamin D, dan beberapa hormon. Semua hormon seks, yaitu estrogen, progesteron, dan testosteron adalah steroid. Garam-garam empedu mengemulsikan lemak yang kita makan sehingga mempermudah proses pencernaan dan penyerapannya.



                                                                          Steroid


                                                                   Estrogen



                                                                      Kolesterol



                                                            Testosteron





Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan tentang Fosfolipid & Steroid, silahkan kunjungi video berikut ini:


Thursday, July 30, 2020

ASAM NUKLEAT

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan tentang Asam Nukleat, silahkan kunjungi video berikut ini:


Wednesday, July 29, 2020

LEMAK

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan tentang Lemak, silahkan kunjungi video berikut ini:



Lemak

  • Lemak atau lipid adalah senyawa biomolekul tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik yang kurang polar, serta dibedakan menjadi trigliserida, fosfolipid, steroid, dan lipoprotein.
  • Berdasarkan sifatnya, trigliserida dibedakan dalam penyebutan yaitu lemak dan minyak, disebut lemak jika pada suhu kamar berwujud padat, disebut minyak jika pada suhu kamar berwujud cair
  • Lemak tersusun atas asam lemak jenuh, yaitu asam lemak yang tidak memiliki ikatan rangkap, sementara minyak tersusun atas asam lemak tidak jenuh
  • Asam lemak jenuh lebih berbahaya daripada asam lemak tidak jenuh, karena berpotensi mengakibatkan jantung koroner atau hipertensi
  • Minyak berasal dari tumbuh-tumbuhan sedangkan lemak berasal dari hewan
  • Titik leleh minyak lebih rendah daripada titik leleh lemak
  • Untuk mengetahui kualitas suatu minyak dan ketergunaannya, dapat digunakan bilangan iodin
  • Bilangan iodin adalah jumlah garam iodin yang dapat diserap oleh 100 gram lemak untuk reaksi penjenuhannya
  • Semakin besar bilangan iodin, semakin tinggi ketidakjenuhannya
  • Kegunaan lemak : sumber energi cadangan, komponen struktral membran, sebagai pelarut vitamin A, D, E, dan K serta hormon, melindungi organ tubuh, dan menjaga suhu tubuh
  • Hidrolisis lemak dan minyak terjadi karena pengaruh asam kuat atau enzim lipase membentuk gliserol dan asam lemak
  • Reaksi penyabunan merupakan reaksi lemak/minyak dengan basa kuat untuk menghasilkan sabun
  • Reaksi hidrogenasi minyak (adisi hidrogen) dengan katalis serbuk Ni menghasilkan minyak/lemak padat
  • Fosfolipid juga merupakan ester dari gliserol, tetapi hanya dua gugus –OH dari gliserol itu yang diganti oleh gugus asil (asam karboksilat), sedangkan gugus –OH yang ketiga diganti oleh asam fosfat yang selanjutnya terikat pada suatu alkohol yang mengandung nitrogen
  • Fosfolipid bersifat amfifilik karena terdiri atas ekor yang hidrofob dan kepala yang hidrofilik
  • Fosfolipid merupakan pengemulsi yang baik karena dapat tertarik ke dalam air dan sekaligus terhadap minyak
  • Apabila fosfolipid diteteskan ke dalam air, maka akan membentuk agregasi, yaitu bagian ekor akan tarik – menarik sekaligus menjauhi lingkungan berair
  • Fosfolipid merupakan komponen utama membran sel
  • Dalam jasad hidup, lesitin berfungsi sebagai pengangkut lemak dalam aliran darah atau dari satu jaringan ke jaringan lainnya
  • Dalam industri, lesitin dibuat dari kacang kedelai dan banyak digunakan sebagai pengemulsi dalam industri susu
  • Streroid bukan dari golongan ester, tetapi mempunyai kesamaan sifat dengan fosfolipid yaitu amfifilik
  • Semua steroid mempunyai struktur dasar yang terdiri dari 17 atom C yang membentuk empat cincin, perbedaan antara steroid dengan yang lainnya terletak pada jenis atau posisi gugus samping atau pada posisi ikatan rangkap
  • Steroid yang paling banyak terdapat dalam tubuh manusia adalah kolesterol, zat ini merupakan bahan baku untuk pembuatan garam-garam empedu, salah satu dari empat vitamin D, dan beberapa hormon
  • Semua hormn seks, yaitu estrogen, progesteron, dan testosteron adalah steroid
  • Garam-garam empedu mengemulsikan lemak yang kita makan sehingga mempermudah proses pencernaan dan penyerapannya

 


Tuesday, July 28, 2020

PROTEIN

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan soal-soal Protein, silahkan kunjungi video berikut ini:



Soal-Soal


Protein

  • Protein merupakan senyawa polimer (poliamida) dengan monomernya berupa asam amino
  • Polimer merupakan polimer dari asam amino yang mengandung unsur utama C, H, O, dan N
  • Asam amino adalah suatu golongan senyawa karbon yang mengandung gugus amino (-NH
  • Rumus umum asam amino adalah :  RCH(NH
  • Asam amino bersifat amfoter (dapat bersifat asam atau basa), sifat asam diperoleh dari gugus karboksilat dan sifat basa diperoleh dari gugus amino
  • Memiliki ion Zwiitter, ion zwitter adalah ion dipolar yang terbentuk karena adanya reaksi asam-basa intarmolekul asam amino, dimana gugus –COOH (asam) melepas ion H
  • Adanya ion zwitter menyebabkan titik didih molekul menjadi tinggi dan dapat larut dalam air
  • Protein terbentuk dari asam amino dengan polimerisasi kondensasi dengan ikatan yang disebut ikatan peptida dan senyawa yang terbentuk disebut dipeptida yang jika berikatan dengan asam amino lain dan seterusnya akan membentuk polipeptida atau protein
  • Polipeptida/protein dapat mengalami hidrolisis jika dipanaskan dengan HCl 6 M yang menghasilkan asam-asam amino bebas
  • Ada empat ikatan subsidiari pada protein selain ikatan peptida, yaitu ikatan hidrogen,ikatan disulfida, ikatan hidrofob dan ikatan ion (elektrostatis)
  • Ikatan hidrogen, terdapat gaya tarik menarik antara atom hidrogen dari suatu molekul dengan pasangan elektron bebas yang dimiliki atom kecil yang sangat elektronegatif dari molekul lainnya
  • Ikatan disulfida adalah reaksi oksidasi yang terjadi melibatkan dua grup yang mengandung sulfur dan menghasilkan suatu ikatan kovalen
  • Ikatan hidrofob adalah ikatan yang sifatnya menolak air
  • Ikatan ion terbentuk apabila kondisi pH sesuai antara gugus amino terionisasi (NH4
  • Denaturasi protein dapat terjadi karena perubahan suhu dan perubahan pH yang ekstrim, pelarut seperti alkohol atau aseton, oleh zat terlarut urea, detergen, atau oleh pengguncangan yang intensif
  • Protein yang terdenaturasi kehilangan fungsi biologisnya
  • Contohnya :  albumin telur jika dipanaskan secara perlahan-lahan, akan menjadi keruh dan akhirnya mengalami koagulasi

 

          Protein dalam suatu bahan makanan dapat diketahui melalui beberapa uji berikut:

1.  Uji Biuret, untuk menguji adanya ikatan peptida, ditandai dengan terjadinya perubahan warna merah muda sampai ungu

2.  Uji Xantoproteat, untuk mengetahui adanya inti benzena dalam protein, ditandai dengan terjadinya warna kuning atau jingga

3.   Uji Millon, untuk menguji adanya asam amino dengan gugus fenil dalam protein, ditandai dengan terjadinya cincin berwarna merah

4.     Uji belerang, untuk mengetahui adanya belerang dalam protein.

5.  Pereaksi yang digunakan adalah timbal (II) nitrat atau timbal (II) asetat. Uji positif jika terbentuk endapan hitam dari PbS

 

   Berdasarkan fungsi biologisnya, protein dapat dibedakan atas 7 golongan, yaitu:

1.      Enzim, yaitu protein yang berfungsi sebagai biokatalis

2.    Protein transpor, yaitu protein yang mengikat dan memindahkan molekul atau ion spesifik. Hemoglobin dalam sel darah merah mengikat oksigen dari paru-paru, dan membawanya ke jaringan periferi. Lipoprotein dalam plasma darah membawa lipid dari hati ke organ lain.

3.  Protein nutrien dan penyimpanan, adalah protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan. Contohnya adalah protein yang terdapat pada biji-bijian seperti gandum, beras, dan jagung. Ovalbumin pada telur dan kasein pada susu juga merupakan protein nutrient

4.   Protein kontraktil, yaitu protein yang memberikan kemampuan pada sel dan organisme untuk mengubah bentuk atau bergerak. Contohnya adalah aktin dan miosin, yaitu protein yang berperan dalam sistem kontraksi otot kerangka.

5.   Protein struktur, yaitu protein yang berperan sebagai penyangga untuk memberikan struktur biologi kekuatan atau perlindungan. Contohnya adalah kolagen, yaitu komponen utama dalam urat dan tulang rawan, keratin yang terdapat pada rambut, kuku, dan bulu ayam/burung.

6.    Protein pertahanan (antibodi), yaitu protein yang melindungi organisme terhadap serangan organisme lain (penyakit). Contohnya adalah imunoglobin atau antibodi yang terdapat dalam vertebrata.

7.   Protein pengatur, yaitu protein yang berfungsi mengatur aktivitas seluler atau fisiologis. contohnya adalah hormon, seperti insulin yang mengatur metabolime gula darah.

Berdasarkan ikatan peptida (ikatan utama) dari ikatan subsidiarinya, struktur protein dapat digolongkan menjadi:

1.  Struktur primer, menggambarkan urutan asam amino yang membentuk polipeptida

2.  Struktur sekunder, menggambarkan susunan tiga dimensi dari polipeptida

3.  Struktur tersier, menggambarkan lipatan tiga dimensi dari struktur sekunder

4.  Struktur kuarterner, menggambarkan susunan tiga dimensi dari satu struktur tersier


  • Berdasarkan komposisi kimianya, protein digolongkan menjadi:  Protein sederhana dan protein konjugasi.
  • Berdasarkan bentuknya, protein digolongkan menjadi protein serabut dan protein globular.

 

Protein mempunyai peranan penting bagi tubuh sebagai berikut:

1.      Sebagai biokatalis pada proses metabolism

2.      Pengangkut oksigen ke sel

3.      Makanan cadangan

4.      Penggerak otot

5.   Pelindung jaringan di bawahnya dan pelindung terhadap mikroorganisme pathogen

6.      Pengatur aktivitas seluler (hormon)

7.      Sebagai zat pembangun

8.      Menjaga keseimbangan pH cairan tubuh

9.      Pembentukan dan perbaikan sel jaringan

10.  Sintesis hormon, enzim, dan hormon

 

SOAL – SOAL

1.      Beberapa kegunaan zat makanan di dalam tubuh kita yaitu:

1)        sebagai zat pembangun

2)        pengganti jaringan tubuh yang rusak

3)        sumber energi utama bagi tubuh

4)        penambah selera

     Kegunaan protein dalam tubuh adalah…

A.    1 dan 2

B.     1 dan 4

C.    2 dan 3

D.    2 dan 4

E.     3 dan 4 

2.      Di bawah ini data hasil uji protein:

No

Bahan makanan

Biuret

Xantoproteat

Timbal (II)

1

Putih telur

Ungu

Jingga

Hitam

2

Susu

Ungu

3

Tahu

Ungu

4

Ikan

Ungu

Jingga

Berdasarkan data di atas, maka protein yang mengandung gugus inti benzena adalah….

A.       susu dan ikan

B.       susu dan tahu

C.       putih telur dan ikan

D.       tahu dan ikan

E.        susu dan putih telur

3.   Berikut ini adalah pernyataan yang tidak benar tentang karbohidrat, protein, dan lemak adalah….

A.       karbohidrat merupakan polimer alam yang terdiri dari monomer monosakarida

B.       uji biuret dilakukan untuk mengidentifikasi adanya protein

C.       mentega dibuat dari hidrogenasi minyak nabati dengan katalis Pt

D.       sukrosa, maltosa, dan laktosa merupakan monosakarida

E.        pemanasan dapat mengakibatkan denaturasi protein

4.  Larutan protein dapat bereaksi dengan asam maupun basa, hal ini menunjukkan bahwa protein bersifat….

A.       kovalen

B.        amfoter

C.        netral

D.       basa lemah

E.        asam lemah

5.      Perhatikan sifat-sifat senyawa makromolekul berikut:

1)      sukar larut dalam air

2)      bersifat amfoter

3)      mengalami denaturasi jika dipanaskan

4)      mengalami koagulasi jika ditambah asam, basa maupun pemanasan

Senyawa makromolekul yang dimaksud adalah…

A.       karbohidrat

B.        protein

C.        lipid

D.       asam nukleat

E.        steroid

6.      Berikut ini yang bukan sifat asam amino adalah…

A.       mempunyai gugus – COOH

B.        mempunyai gugus – NH

C.        semuanya bersifat optis aktif

D.       mampu membentuk ion zwitter

E.        membentuk protein

7.      Protein merupakan biopolimer dari asam amino yang dirangkai oleh ikatan…

A.       glikosida

B.        ionik

C.        peptida

D.       logam

E.        hidrogen

8.      Apa kegunaan protein di dalam tubuh…

A.       pengganti jaringan tubuh yang rusak

B.        penambah selera

C.        sumber energi utama bagi tubuh

D.       sebagai katalisator

E.        penghasil glukosa bagi tubuh

 


Monday, July 27, 2020

KARBOHIDRAT

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan soal-soal tentang Karbohidrat, silahkan kunjungi video berikut ini:



Ø  karbohidrat merupakan senyawa makromolekul yang tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O

Ø  rumus umumnya  C

 

Ø  Karbohidrat dibedakan menjadi tiga sebagai berikut:

1.      Monosakarida

a.      Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat yang lain.

b.      Monosakarida dapat berupa aldosa (mempunyai gugus aldehid/ -CHO) dan berupa ketosa (mempunyai gugus keton/-CO).

c.       Semua monosakarida merupakan zat padat berwarna putih yang mudah larut dalam air karena gugus –OH yang polar sehingga terbentuk iaktan hidrogen yang kuat antarmolekulnya dengan maupun dengan molekul air.

d.      Semua monosakarida merupakan reduktor sehingga disebut gula pereduksi.

e.       Larutan monosakarida bereaksi positif dengan pereaksi Fehling/pereaksi Benedict maupun dengan pereaksi Tollens.

f.       Keton sederhana seperrti aseton dan fruktosa dapat mereduksi pereaksi Fehling, Tollens atau Benedict karena mengalami suatu proses yang disebut penataan ulang sehingga membentuk struktur aldosa (suasana basa).

g.      Reduksi gugus karbonil (gugus aldehid dan keton) dari monosakarida menghasilkan alkohol polivalen yang disebut alditol.

h.      Glukosa disebut juga gula anggur, gula darah, dan dekstrosa (karena memutar bidang polarisasi ke kanan).

i.        Kadar glukosa dalam darah orang dewasa yang sehat, setelah beberapa jam puasa adalah sekitar 70 – 100 mg/100 mL.

j.        Jika kadar gula darah menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia), maka ginjal tidak dapat mengambil semuanya ke dalam darah, melainkan sebagian masuk ke dalam urine.

k.      Kadar gula yang masih dapat diproses oleh ginjal adalah sekitar  160 – 180 mg/100 mL.

l.        Gula yang melebihi kebutuhan dalam darah dapat dihilangkan dengan dua cara, yaitu mengubahnya menjadi glikogen atau menjadi lemak.

m.    Hati menyimpan 70 – 110 gram glikogen dan otot secara keseluruhan menyimpan sekitar 170 – 250 gram glikogen.

n.      Jika otot kekurangan glukosa, maka glikogen otot dapat segera diubah menjadi glukosa

o.      Jika darah kekurangan glukosa, maka glikogen dalam hati yang dihidrolisis membentuk glukosa.

p.      Fruktosa terdapat pada buah-buahan dan madu.

q.      Fruktosa merupakan pemutar kiri sehingga D-fruktosa disebut levulosa.

r.       Contoh monosakarida tergolong aldosa : glukosa, galaktosa, ribosa.

s.       Contoh monosakarida ketosa : fruktosa. 

2.      Disakarida

a.      Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus –OH dengan melepaskan air.

b.      Contoh : sukrosa (glukosa + fruktosa), maltosa (glukosa + glukosa), dan laktosa (glukosa + galaktosa).

c.       Sukrosa adalah gula pasir biasa.

d.      Sukrosa diperoleh dari batang tebu atau umbi tanaman bit, buah-buahan dan madu.

e.       Sukrosa sekitar enam kali lebih manis daripada laktosa, tiga kali lebih manis daripada maltosa, sedikit lebih manis daripada glukosa,  tetapi hanya sekitar setengah dari  kemanisan fruktosa.

f.       Ikatan antara glukosa dan fruktosa dalam sukrosa melibatkan gugus hemiasetal glukosa dan gugus hemiketal fruktosa. Oleh karena itu, sukrosa tidak mempunyai gugus pereduksi.

g.      Sukrosa tidak mereduksi pereaksi Fehling, Benedict, dan Tollens.

h.      Maltosa tidak terdapat dalam keadaan bebas ettapi dapat diperoleh dari hidrolisis amilum dengan pengaruh enzim atau asam.

i.        Maltosa digunakan dalam makanan bayi.

j.        Oleh karena salah satu gugus pereduksi dalam maltosa dan laktosa masih bebas, maltosa dan laktoda tergolong gula pereduksi.

k.      Laktosa terdapat dalam air susu hewan mammalia sekitar 5% dan sebagai hasil pabrik keju.

 

3.      Polisakarida

a.      Polisakarida terpenting yaitu amilum, glikogen, dan selulosa adalah polimer dari D-glukosa.

b.      Semua polisakarida sukar larut dalam air dan tidak mereduksi pereaksi Fehling, Benedict, atau Tollens.

c.       Amilum/ pati terdapat dalam tumbuhan.

d.      Amilum merupan polimer dari a-D-glukosa

e.       Amilum terbentuk dari CO2 dan H2O pada bagian hijau dari tumbuhan dengan bantuan sinar matahari.

f.       Amilum dapat dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu amilosa dan amilopektin.

g.      Amilosa merupakan polimer rantai lurus yang terdiri dari 1.000 atau lebih molekul glukosa.

h.      Amilopektin merupakan polimer bercabang.

i.        Molekul glikogen menyerupai amilopektin tetapi lebih bercabang, percabangan terjadi antara 6 – 12 unit dari 1.700 – 600.000 molekul glukosa.

j.        Selulosa merupakan polimer rantai lurus dari glukosa berkisar 2.000 – 26.000 unit.

k.      Selulosa digunakan untuk membuat kertas, serat sintesis, dan bahan bangunan.

  

Reaksi-reaksi pada karbohidrat sebagai berikut:


1.        Uji gula pereduksi (karbohidrat) kecuali sukrosa, amilum, dan selulosa) dengan pereaksi :

a)      Fehling menghasilkan endapan merah bata (Cu

b)     Benedict menghasilkan endapan merah bata (Cu

c)      Tollens menghadilkan cermin perak

 

2.        Uji Seliwanoff

a)    Terhadap frukosa, sukrosa, galaktosa, dan arabinose menghasilkan warna jingga.

b)     Uji Selliwanoff untuk membedakan glukosa dan fruktosa.

c)  Fruktosa bereaksi positif dengan menghasilkan warna merah, sedangkan glukosa tidak memberikan warna merah.

 

3.        Reaksi hidrolisis

a)      Hidrolisis sukrosa menghasilkan glukosa dan fruktosa

b)     Hidrolisis laktosa menghasilkan galaktosa dan glukosa

c)      Hidrolisis maltosa menghasilkan dua molekul glukosa

 

4.        Uji karbohidrat

a)  Pereaksi Molisch, ditandai dengan terbentuknya cincin berwarna ungu di bagian bawah tabung

b)     Uji polisakarida menggunakan iodin

c)  Uji amilum akan menghasilkan warna biru, uji glikogen memberikan warna merah kecoklatan, dan uji dekstrin memberikan warna merah anggur

 

      Beberapa kegunaan karbohidrat sebagai berikut:

      1.  Sumber energi utama bagi tubuh

      2.  Menjaga keseimbangan asam-basa tubuh

      3.  Membantu penyerapan kalsium  

      4.  Membantu metabolisme lemak

           Melancarkan pencernaan


SOAL-SOAL

1.      Perhatikan sifat-sifat senyawa di bawah ini:

1)      Tidak dapat mereduksi Fehling A dan B

2)      Tidak dapat terhidrolisis

3)      Memiliki tingkat kemanisan paling tinggi

Senyawa yang dimaksud adalah…

A.       sukrosa

B.       laktosa

C.       fruktosa

D.       glukosa

E.        maltosa

2.      Hasil hidrolisis dari laktosa adalah…

A.       glukosa + glukosa

B.        glukosa + fruktosa

C.        galaktosa + fruktosa

D.       fruktosa + fruktosa

E.        glukosa + galaktosa

3.  Suatu karbohidrat dengan pereaksi fehling akan memberikan endapan merah bata dan jika dihidrolisis akan menghasilkan dua macam karbohidrat yang berlainan. Zat tersebut adalah…

A.       maltosa

B.        amilum

C.        sukrosa

D.       laktosa

E.        selulosa

4.      Data yang berhubungan dengan tepat adalah….

Bahan

Jenis 

Hasil 

A.

Sukrosa

Tidak bereaksi dengan

B.

Selulosa

Diperoleh dari hidrolisis amilum dengan bantuan enzim

C.

Glukosa

Hasil tes Fehling menghasilkan warna biru

D.

Galaktosa

Tidak terbentuk warna merah – ungu saat uji Molisch

E.

Amilum

Tidak terjadi perubahan warna saat direaksikan dengan iodin

5. Suatu zat mempunyai rumus molekul C

A.       laktosa

B.        sukrosa

C.        maltosa

D.       galaktosa

E.        selulosa

6.      Perhatikan senyawa – senyawa berikut!

1)         Deoksiribosa

2)         Galaktosa

3)         Ribosa

4)         Glukosa

5)         Fruktosa

      Yang tergolong aldopentosa dan ketoheksosa secara berturut-turut adalah…

      A.  1 dan 2

      B.  2 dan 3

      C.  3 dan 5

      D.  4 dan 5

      E.  5 dan 4

7.   Jika bahan makanan yang mengadung glukosa direaksikan dengan pereaksi Fehling akan terjadi endapan merah bata. Hal ini disebabkan karena glukosa ….

A.       mengandung gugus – CO –

B.        mengandung gugus  – CHO

C.        mengandung gugus  – COOR

D.       mengandung gugus – OH

E.        mengandung gugus  – O –

8.   Manakah satu di antara karbohidrat berikut yang tidak mereduksi pereaksi Fehling atau  pereaksi Benedict…

A.       glukosa

B.        galaktosa

C.        maltosa

D.       sukrosa

E.        laktosa

9.    Analisis suatu sampel yang mengandung karbohidrat menghasilkan data sebagai berikut:

1)      membentuk cincin berwarna ungu setelah ditambah pereaksi Molisch

2)      menghasilkan endapan merah bata setelah ditambah pereaksi Fehling

3)      dapat dihidrolisis menghasilkan dua jenis karbohidrat yang sama

      Jenis karbohidrat yang terkandung dalam sampel adalah…

      A.  Glukosa

      B.  Fruktosa

      C.  Sukrosa

      D.  Maltosa

      E.  Laktosa

10.  Laktosa mempunyai rumus molekul yang sama dengan ….

A.    glukosa

B.     maltosa

C.     levulosa

D.    galaktosa

E.     fruktosa

11.  Pereaksi apa yang dapat menghasilkan cincin ungu dalam uji karbohidrat….

A.  Fehling

B.  Benedict

C.  Ninhidrin

D.  Molisch

E.   Selliwanoff

12.Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu

A.       maltosa

B.        laktosa

C.        fruktosa

D.       glukosa

E.        amilum

13.  Data hasil identifikasi jenis karbohidrat sebagai berikut!

No

Jenis karbohidrat

Hasil identifikasi

1

Galaktosa

Tidak terbentuk warna merah-ungu saat uji Molisch

2

Laktosa

Diperoleh dari hidrolisis amilum dengan bantuan enzim

3

Glukosa

Hasil tes Fehling menghasilkan warna ungu

4

Sukrosa

Tidak menghasilkan CuO

5

Amilum

Tidak terjadi perubahan warna saat bereaksi dengan iodin

Hasil identifikasi jenis karbohidrat yang tepat ditunjukkan oleh nomor….

A.   1

B.   2

C.   3

D.   4

E.   5

14.  Hasil pengujian suatu karbohidrat sebagai berikut:

1)      Dihasilkan dari hidrolisis sukrosa

2)      Menghasilkan warna jingga saat diuji dengan pereaksi Selliwanoff

3)   Menghasilkan cincin berwarna ungu setelah direaksikan dengan pereaksi Molisch

Jenis karbohidrat tersebut adalah….

A.       fruktosa

B.        glukosa

C.       laktosa

D.       maltosa

E.        galaktosa

15.  Beberapa mamfaat senyawa makromolekul dalam tubuh sebagai berikut:

1)      Sebagai sumber energi tubuh

2)      Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh

3)      Menjaga keseimbangan asam-basa dalam darah

4)      Sebagai penyusun antibodi

5)      Pelarut vitamin dan hormon

Manfaat karbohidrat ditunjukkan oleh pernyataan nomor….

 A.       1 dan 2

 B.        1 dan 3

 C.        2 dan 4

 D.       3 dan 5

 E.        4 dan 5