Halaman

Tuesday, June 30, 2020

MENENTUKAN RUMUS EMPIRIS & RUMUS MOLEKUL SENYAWA

Menentukan Rumus Empiris


        Rumus Empiris atau rumus perbandingan suatu senyawa menyatakan perbandingan paling sederhana dari atom-atom unsur penyusun senyawa. Jadi, hal yang harus diperhatikan pada penetapan rumus empiris suatu senyawa adalah menentukan jumlah mol atau perbandingan mol unsur-unsur penyusun senyawa tersebut. Hal yang diperlukan umtuk menentukan rumus empiris adalah : 
1)  jenis unsur penyusun senyawa
2)  perbandingan massa antarunsur dalam senyawa


Menentukan Rumus Molekul

Rumus Molekul suatu senyawa dapat ditentukan jika rumus empiris suatu senyawa telah ditentukan terlebih dahulu.
Contoh :
Beberapa senyawa dengan  rumus empiris CH2O, 
1.  Formaldehida, HCHO atau (CH2O), Mr : 30
2.  Asam Asetat, CH3COOH atau (CH2O) Mr = 60
3.  Glukosa, C6H12O atau (CH2O)Mr : 180

Secara umum, jika rumus empiris senyawa adalah RE, maka rumus molekulnya dapat dinyatakan sebagai (RE)n , harga n bergantung pada massa molekul relatif (Mr) dari senyawa bersangkutan.



Untuk mengetahui lebih lanjut cara menentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa, silahkan kunjungi video berikut ini:








1.   Senyawa dengan rumus empiris CH2 mempunyai Mr = 42. Tentukan rumus molekul senyawa tersebut ? (Ar H = 1, C = 12)

2.   Dalam 7,5 gram suatu hidrokarbon (senyawa C dan H), terdapat 6 gram karbon. Massa molekul relatif (Mr) senyawa itu adalah 30. Tentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa tersebut (Ar H = 1 dan C = 12)

3.   Tentukan rumus empiris senyawa dengan kandungan senyawa terdiri dari 26,53 % K ; 35,37 % Cr, dan sisanya oksigen! (Ar O = 16, Na = 23, K = 39, Cr = 52)

4.   Suatu senyawa hidrokarbon ( CxHy) yang berbentuk gas terdiri atas 80% massa karbon. Tentukan rumus empiris senyawa tersebut jika diketahui massa 1 liter senyawa itu (STP) adalah 1,34 gram. Tentukan juga rumus molekulnya. (Ar H = 1, C = 12, O = 16)

5.   Suatu senyawa tersusun dari 52% massa karbon, 35% massa oksigen dan sisanya hidrogen. Rumus molekul senyawa karbon tersebut (Mr = 46) adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16)
       A.  C2H6O2
       B.   C2H4O
       C.  C2H6O
       D.  C3H8O
       E.  C3H8O2

6.   Sebanyak 31 gram senyawa organik yang tersusun dari 38,7% karbon, 9,6% hidrogen, dan sisanya oksigen. Senyawa tersebut mempunyai volume 6 liter yang diukur pada saat 7 gram gas nitrogen bervolume 3 liter. Rumus molekul senyawa tersebut adalah . . . .(Ar H : 1,  C: 12, N: 14, O: 16)
      A.  C2H4O2
      B.  C2H6O2
      C.  C2H8O
      D.  C4H6O2
      E.   C6H12O6

7.   Suatu senyawa terdiri dari 75% C, sisanya hidrogen. Jika diketahui massa atom relatif  H = 1 dan C = 12, maka rumus empiris senyawa itu adalah….
      A.  CH
      B.  CH2
      C.  CH3
      D.  CH4
      E.  C2H4

8.   Suatu senyawa mempunyai rumus empiris CH2O dan massa molekul relatif 30. Jika diketahui massa atom relatif H =1, C = 12, dan O = 16, maka rumus molekul senyawa itu adalah….
      A.   HCHO
      B.   CH3COOH
      C.   CH3CH2O
      D.   C2H6O2
      E.   CH3CH2OH





Monday, June 29, 2020

MENENTUKAN KADAR & MASSA UNSUR PADA SUATU SENYAWA (STOIKIOMETRI)

Perbandingan massa dan kadar (% massa) unsur-unsur penyusun senyawa dapat ditentukan dari perbandingan atomnya. Rumus untuk menghitung kadar unsur dalam suatu senyawa adalah :

                                       Kadar  =  (n  x   Ar)/Mr    x 100%

 n = jumlah unsur dalam 1 molekul senyawa = indeks dari unsur yang bersangkutan dalam rumus kimia senyawa.

Contoh : Glukosa mempunyai rumus kimia C6H12O6 . Kadar unsur-unsur penyusun senyawa itu dapat ditentukan sebagai berikut :

1)  Rumus kimia senyawa C6H12O 

2 ) Perbandingan mol atom unsur C : H : O = 6 : 12 : 6

3)  Perbandingan massa unsur       C       :       H         :      O
                                                 (6 x 12)   :  (12 x 1 )   :  ( 6 x 16)
                                                   72          :   12            :   96

4)   Jumlah perbandingan = 72 + 12 + 96  
                                          =  180 
                                          =  Mr   C6H12O

5)  Kadar C   = (n x Ar C)/ Mr C6H12O   x 100%
                      = (6 x 12)/ 180   x 100%
                      =  40%

     Kadar   H = (n x Ar H)/ Mr C6H12O   x 100%
                      =  (12x 1)/ 180   x 100%
                      = 6,7%

     Kadar O   = (n x Ar O)/ Mr C6H12O   x 100%
                      =  (6 x 16)/ 180   x 100%
                      =  53,3 %  


Untuk  mengetahui lebih lanjut tentang cara menentukan kadar dan massa unsur pada suatu senyawa, silahkan kunjungi video berikut ini:




1.      Hitung kadar unsur nitrogen dalam senyawa-senyawa berikut:
a.       (NH4)2SO4
b.      NH4Cl
(Ar H=1, N= 14, Cl = 35,5 , S = 32, O = 16)
2.      Hitung massa nitrogen yang terdapat dalam:
a.       200 gram Ca(NO3)2
b.      100 gram (C2H5)2NH
(Ar H = 1, Ca = 40, S = 32, O = 16, N = 14)
3.      Berapa gram asam fosfat (H3PO4) yang terdapat dari 4,8 gram fosforus? (Ar H = 1, P = 31, O = 16)


MEMBUAT LARUTAN DENGAN KADAR TERTENTU (STOIKIOMETRI)

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang cara membuat larutan dengan kadar tertentu, silahkan kunjungi video berikut ini:


1.      Berapa gram NaCl dan air yang diperlukan untuk membuat 400 gram larutan NaCl 20%?

2.      Tentukan berapa kadar NaCl dalam 1 liter jika dilarutkan 20 gram NaCl?


Sunday, June 28, 2020

MEMBANDINGKAN VOLUME GAS (STOIKIOMETRI)

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang cara membandingkan volume gas, silahkan kunjungi video berikut ini:



1.      Pada suhu dan tekanan tertentu, massa dari 10 liter CO2 adalah 44 gram. Pada suhu dan tekanan yang sama, berapakah massa dari 50 liter nitrogen (N2) (Ar C = 12, O = 16, N = 14)

 

2.      Pada suhu dan tekanan tertentu 2 liter gas NO sebanyak 5,2 gram. Pada keadaan yang sama 8 liter gas X seberat 11 gram. Berapakah massa molekul relative (Mr) gas X)


ELEKTROLIT & NON ELEKTROLIT

Jenis Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listriknya

Larutan adalah campuran yang homogen antara dua zat atau lebih. Larutan terdiri dari zat terlarut (solute) dan pelarut (solvent). Berdasarkan sifat daya hantar listriknya, larutan dapat dibedakan menjadi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Berdasarkan kekuatan daya hantar listriknya, larutan elektrolit dibedakan menjadi elektrolit kuat dan elektrolit lemah.

Larutan Elektrolit
Larutan Nonelektrolit
Zat terlarutnya berupa zat elektrolit
Zat terlarutnya berupa zat nonelektrolit
Zat terlarutnya dapat terionisasi
Zat terlarutnya tidak terionisasi
Larutannya menghantarkan listrik
Larutannya tidak menghantarkan listrik
Contoh senyawa: asam, basa, dan garam
Contoh senyawa : gula. urea, alkohol
Derajat ionisasi, 0 <  < 1
Derajat ionisasi, = 0


Elektrolit kuat
Elektrolit lemah
Terionisasi sempurna
Terionisasi sebagian
Derajat ionisasi, = 1
Derajat ionisasi, 0 < < 1
Reaksi berjaaln searah,  HCl → H+   + Cl-
Reaksi berjalan dua arah, HF   H+   + F-
Senyawa : Asam kuat, Basa kuat, dan Garam
Senyawa : Asam lemah, basa lemah, garam

Catatan : Asam Kuat
               HCl, HI, HBr, HNO3, H2SO4, HClO4
               Basa Kuat
               LiOH, NaOH, KOH, RbOH, CsOH, Ca(OH)2, Sr(OH)2, Ba(OH)2


Pengujian Daya Hantar Listrik Larutan

Kriteria
Larutan Elektrolit Kuat
Larutan Elektrolit Lemah
Larutan Nonelektrolit
Nyala Lampu
Terang
Menyala redup/tidak menyala
Tidak menyala/mati
Gelembung gas
Banyak
Sedikit/ tidak ada
Tidak ada



Untuk mengetahui lebih lanjut penjelasan tentang Elektrolit dan non elektrolit, silahkan kunjungi video berikut ini:



Latihan Soal

1.      Berikut beberapa hasil pengujian daya hantar listrik terhadap beberapa air limbah industri beserta nilai derajat ionisasinya.
Limbah Industri
Nyala Lampu
Gelembung Gas
Derajat Ionisasi
K
Nyala redup
Ada
0,30
L
Tidak menyala
Tidak ada
0,00
M
Tidak menyala
Ada
0,20
N
Nyala terang
Ada
1,00
O
Tidak menyala
Tidak ada
0,00
Berdasarkan data tersebut, larutan yang bersifat lemah dan nonelektrolit berturut-turut ditunjukkan oleh….
A.    K dan L
B.     L dan M
C.     M dan K
D.    N dan L
E.     N dan O
2.      Perhatikan beberapa larutan berikut!
1)        H2SO4 0,1 M
2)        Ba(NO3)2 0,2 M
3)        CO(NH2)2 0,05 M
4)        Ca(OH)2 0,05 M
Berdasarkan data tersebut, urutan kekuatan daya hantar listrik dari yang paling lemah adalah….
A.    1 – 4 – 3 – 2
B.     2 – 4 – 1 – 3
C.     2 – 1 – 4 – 3
D.    3 – 4 – 1 – 2
E.     4 – 4 – 2 – 1 
3.     Perhatikan data hasil uji daya hantar listrik terhadap beberapa larutan berikut!

Larutan
Pengamatan
Lampu
Gelembung gas
Nyala
Mati
Banyak
Sedikit
Tidak ada
X
ü   
-
ü   
-
-
Y
-
ü   
-
-
ü   
Z
-
ü   
-
ü   
-
Berdasarkan ilustrasi tersebut, pernyataan berikut yang paling benar adalah . . . .
A.    Larutan Y memiliki derajat ionisasi 0 < α < 1
B.     Larutan Z memiliki derajat ionisasi α = 1
C.     Larutan X memiliki daya hantar listrik lebih kuat daripada Z
D.    Daya hantar listrik larutan Y lebih kuat daripada larutan X
E.     Daya hantar listrik larutan Z lebih lemah daripada larutan Y
4.      Pernyataan yang tidak benar tentang larutan elektrolit adalah….
A.    Larutan elektrolit mengalami peristiwa ionisasi atau disosiasi
B.     Larutan elektrolit dapat mendahantarkan arus listrik
C.    Dalam larutan elektrolit terdapat logam yang dapat dialiri arus listrik
D.    Zat terlarut dalam larutan elektrolit dapat berupa asam, basa, atau garam
E.     Dalam larutan elekrolit terdapat partikel yang bermuatan listrik 
5.      Data percobaan daya hantar listrik sebagai berikut:
Zat
Nyala lampu
Gelembung gas
1
Terang
Banyak gelembung
2
Redup
Banyak gelembung
3
Tidak menyala
Sedikit gelembung
4
Tidak menyala
Tidak ada gelembung
Pasangan yang digolongkan zat elektrolit kuat dan nonelektrolit berturut-turut adalah….
A.       1 dan 4
B.       2 dan 3
C.       2 dan 4
D.       1 dan 2
E.        1 dan 3
6.      Dari suatu eksperimen diperoleh data sebagai berikut!
Bahan
Rumus zat
Nyala lampu
Hidrogen klorida, air
HCl
Terang
Gula, air
C12H22O11
Tidak menyala
Asam cuka, air
CH3COOH
Redup
Kekuatan larutan elektrolit yang sesuai data di atas adalah….
A.    CH3COOH < C12H22O11
B.     C12H22O11 < HCl
C.    C12H22O11 < CH3COOH
D.    HCl < CH3COOH
E.     HCl < C12H22O11 
7.      Larutan di bawah ini yang bukan termasuk larutan elektrolit adalah….
A.       CH3COOH
B.       H3AsO4
C.       CO(NH2)2
D.       Ca(OH)2
E.        NaCl
8.      Jika dilakukan pengujian daya hantar listrik, larutan yang menyebabkan lampu menyala redup dan membentuk sedikit gelembung gas adalah….
A.    Larutan C6H12O6
B.     Larutan CO(NH2)2
C.     Larutan CH3COOH
D.    Larutan NaCl
E.     Larutan KCl
9.      Larutan berikut yang dapat menghantarkan listrik paling baik adalah….
       A.   Larutan CO(NH2)2 0,2 M
     B.   Larutan NH3 0,2 M
     C.  Larutan HCl 0,2 M
     D.  Larutan H2SO4 0,2 M
     E.  Larutan KOH 0,2 M