Halaman

Thursday, June 25, 2020

IKATAN KIMIA

Hallo teman-teman semuanya, hmm kali ini kita akan bahas tentang ikatan kimia. Menurut siswa-siswi yang pernah saya ajar, mereka bilang bahwa materi ini susah, karena banyak materi yang saling berkaitan di dalamnya. Tapi segala sesuatu tidak ada yang susah atau kita tidak bisa jika kita terbiasa dengan hal tersebut/dilakukan berulang kali/latihan berulang kali, sesuai dengan pribahasa “lancar kaji karna diulang”.

Menurut saya sepintar apapun/secerdas apa pun seseorang jika tidak rutin/sering melakukan sesuatu hal yang diinginkannya pasti tidak bisa. Contohnya saja, siapa tidak tahu Albert Eisten, beliau melakukan ribuan kali percobaan, gagal dan gagal, tetapi beliau tetap berusaha, karna di balik kegagalan kita menemukan sesuatu yang baru/ilmu yang baru.

Begitu juga dengan mempelajari materi ini, meskipun banyak siswa mengatakan materi ini susah-susah gampang tapi tak sedikit juga siswa yang mengatakan bahwa materi ini gampang dan mudah dikerjakan karna mereka selalu latihan terus menerus.

Dan saya selalu menekankan kepada siswa-siswi yang saya ajarkan bahwa kimia itu tidak sulit, jika mengetahui konsepnya dan kimia itu bukan pelajaran hafalan. Untuk belajar kimia itu hanya perlu rajin serta latihan terus menerus dan dengan sendirinya tanpa menghafal unsur atau senyawa teman-teman pasti hafal dengan sendirinya.

Tak perlu panjang kata lagi, saya ingin menanyakan sesuatu!

Teman-teman pasti tahu dong, kita bernapas menghirup apa? Dan kalau memasak, mandi, mencuci pakaian, dan minum kita membutuhkan apa??

Dan saya yakin semuanya pasti tahu itu apa meskipun mereka tidak pernah belajar kimia.

Pasti semuanya sepakat jika saya mengakatan bahwa kita menghirup oksigen dan menggunakan air untuk kebutuha kita sehari-hari. Jika saya bertanya lagi, tahu rumus kimianya ngak?? Mungkin banyak juga yang tahu, mungkin karna pernah mempelajarinya, mendengarnya, atau membaca.

Oksigen yang kita hirup rumus kimianya adalah O2, yang berarti bahwa 1 molekul oksigen unsur terdapat 2 unsur O yang menyusunnya, kenapa tidak O3 atau O4??

Air yang kita gunakan, rumus kimianya H2O, yang berarti 1 molekul air tersusun dari 2 atom H dan 1 atom O, trus kenapa bukan HO, OH, H3O??

Untuk mempermudah mempelajari ini, teman-teman harus mengerti konsep beberapa materi berikut:
1)   Teman-teman harus tahu cara konfigurasi unsur, tidak perlu menghafal nomor atom atau menghafal unsur-unsur dalam tabel periodik (jika ingin lebih mudah cukup tahu posisi unsur dalam suatu periodik (golongan)
2)     Mengerti konsep oktet dan duplet
3)     Bisa membedakan unsur logam dan non logam
4)     Lambang lewis


Jika teman-teman memahami keempat konsep tersebut, saya yakin teman-teman pasti bisa dengan mudah memahami dan mengerti materi ini.

Sedikit saya bahas disini, selebihnya teman-teman bisa mendengarkan penjelasan pada beberapa video di bawah ini karna kalau saya jelaskan disini semuanya pasti sangat panjang dan saya juga tidak mau membuat teman-teman bosan membaca blog ini.

1.   Mengetahui konfigurasi elektron baik itu berdasarkan kulit atom atau subkulit atom (biasanya kalau untuk tingkat SMA, senyawa yang dipelajari adalah unsur-unsur yang berada pada golongan A, jadi lebih mudah teman-teman bisa menggunakan konfigurasi kulit atom, atau subkulit, tergantung teman-teman lebih mahir yang mana) karna yang perlu kita ketahui dari konfigurasi elektron adalah elektron valensi unsur tersebut. Elekton valensi yang digunakan oleh suatu unsur untuk membentuk ikatan dengan unsur lain untuk membentuk molekul unsur atau molekul senyawa.

2.   Oktet dan duplet, saya yakin teman-teman sudah memahaminya karna itu berhubungan dengan stabilnya suatu unsur. Unsur stabil jika memiliki elektron valensi duplet (2) dan oktet (8). Jadi unsur-unsur berikatan membentuk senyawa yang stabil, dan juga ada berapa penyimpangan. Ingat unsur yang stabil dengan elektron valensi 2 (duplet) adalah hanya unsur Hidrogen (H) dan Helium (He), sedangkan unsur lainnya stabil dengan elektron valensi 8 (oktet).

3.     Cara mudah membedakan unsur logam atau non logam yaitu, teman-teman terlebih dahulu harus tahu elektron valensi unsur tersebut dengan membuat konfigurasi elektronnya , setelah itu jika elektron valensinya adalah 1, 2, dan 3 berarti unsur tersebut mudah melepaskan elektron yang berarti unsur tersebut adalah logam sedangkan jika elektron valensinya adalah 4, 5, 6, dan 7 berarti unsur tersebut lebih mudah menangkap elektron supaya elektron valensinya 8 dan unsur tersebut termasuk unsur nonlogam.

4.  Dalam menulis lambing Lewis teman-teman juga harus mengetahui elektron valensi unsur tertentu, tentunya dengan membuat konfigurasi elektronnya.  Setelah itu gunakan elektron valensinya untuk membuat lambing Lewis.


Jenis ikatan kimia yang terdapat dalam senyawa, terdiri dari :
1. Ikatan ion
     Konsepnya : Ikatan ion ini terjadi antara unsur logam (melepaskan/menyerahkan elektron) dan           unsur dan nonlogam ( menangkap elektron). Jadi Ikatan ion itu adalah serah terima elektron.

     Berikut ini video penjelasan Ikatan Ion:



  2. Ikatan Kovalen
      Konsepnya : Ikatan ion terbentuk antara unsur non logam dan unsur non logam. Kedua unsur              saling membutuhkan elektron. Jadi ikatan kovalen ini terbentuk karena pemakaian bersama                  elektron.
   
     Ikatan Kovalen dibagi menjadi 3 yaitu:
     1). Ikatan Kovalen Tunggal ( elektron yang dipakai bersama berasal dari masing-masing unsur                  yang memberikan 1 elektron untuk dipakai bersama)

    2).  Ikatan Koovalen Rangkap ( elektron yang dipakai bersama berasal dari masing-masing unsur              yang memberikan 2 elektron untuk dipakai bersama)

   3). Ikatan Kovalen Rangkap  Tiga ( elektron yang dipakai bersama berasal dari masing-masing                 unsur  yang memberikan 3 elektron untuk dipakai bersama)

    Berikut ini video penjelasan Ikatan Kovalen





   3. Ikatan Kovalen Koordinasi
       Konsepnya  : Ikatan kovalen dimana pasangan elektron yang dipakai bersama berasal dari satu           unsur saja.

      Berikut ini penjelasan Ikatan Kovalen Koordinasi




Pengecualian Aturan Oktet:
1) Senyawa yang tidak mencapai aturan oktet, terdiri dari beberapa unsur yang elektron valensinya          kurang dari 4 yaitu Be (Berilium), B (Boron), Al (Aliminium). Contohnya : BeCl2, BCl3, dan              AlBr3

2) Senyawa dengan jumlah elektron valensi ganjil
    Contohnya adalah NOmempunyai jumlah elektron valensi ganjil, yaitu ( 5 + 6 + 6 ) = 17

3). Senyawa dengan oktet berkembang
     Unsur-unsur periode 3 atau lebih dapat membentuk senyawa berkembang yaitu senyawa yang             unsur pusatnya memiliki elektron lebih dari 8 (oktet). Hal ini terjadi karena jumlah elektron                 maksimal pada kulit ketiga (kulit M, N, dan seterusnya) dapat mempunyai 18 elektron. Contoh           : PCl5, SF6, ClF3, IF7, SbCl5

    Berikut video penjelasan Pengecualian Oktet/Oktet Berkembang


Gampang bukan, sesederhana itu untuk memahaminya jika teman-teman benar-benar belajar dari hati (ikhlas), terbukti antara satu konsep saling berkaitan satu sama lain bukan?



Latihan Soal

1.      Perhatikan konfigurasi elektron dari unsur X dan Y berikut.

X  :  [Ne] 3s2 3p2
Y  : [Ne]  3s2 3p5
Apabila X dan Y berikatan, rumus senyawa dan jenis ikatan yang terbentuk adalah . . . .
A.    X2Y5, ikatan ion
B.     X3Y, ikatan ion
C.    XY4, ikatan kovalen
D.    X4Y, ikatan kovalen
E.     X5Y2, ikatan kovalen
2.      Perhatikan konfigurasi elektron dari unsur X dan Y berikut.
X  :  [Ne] 3s2 3p1
Y  : [Ne]  3s2 3p4
Untuk mencapai kestabilannya, X dan Y akan membentuk senyawa . . . .

Senyawa
Jenis ikatan
Kestabilan
A
X2Y3
Kovalen rangkap dua
Sesuai aturan oktet
B
XY2
Kovalen koordinasi
Sesuai aturan oktet
C
XY3
Kovalen tunggal
Penyimpangan oktet
D
X2Y3
Ionik
Sesuai aturan oktet
E
XY
Ionik
Penyimpangan oktet

3.      Diketahui unsur X dan Y memiliki konfigurasi elektron sebagai berikut:
X : [Ar] 4s2 3d6
Y : [He] 2s2 2p4
Apabila X dan Y bersenyawa, rumus senyawa yang mungkin terbentuk adalah ....
A.       X3Y2
B.       X3Y
C.       X2Y
D.       X2Y3
E.        XY2 
4.      Perhatikan struktur Lewis H3PO4 berikut ini!

 
Pasangan elektron yang terbentuk secara kovalen koordinasi ditunjukkan pada nomor .... (Nomor atom H =1; O = 8; P = 15)
A.       1
B.       2
C.       3
D.       4
E.       5 
5.      Perhatikan data sifat fisik dari 2 buah zat berikut!
Zat
Kelarutan dalam air
Daya hantar listrik larutan
Titik didih
K
Larut
Menghantarkan
Rendah
L
Tidak larut
Tidak menghantarkan
Sangat rendah
Jenis ikatan yang terdapat dalam zat K dan L beruturut-turut adalah . . . .
A.     Kovalen polar dan kovalen non polar
B.      Kovalen polar dan kovalen polar
C.      Kovalen polar dan logam
D.     Ion dan konvalen polar
E.      Ion dan kovalen non polar
6.      Perhatikan data sifat fisik dari dua buah zat berikut!
Senyawa
Titik leleh (oC)
Daya hantar listrik
Lelehan
Larutan
P
-115
Tidak menghantarkan
Menghantarkan
Q
810
Menghantarkan
menghantarkan
Berdasarkan data tersebut, jenis iaktan yang terdapat pada senyawa P dan Q berturut-turut adalah ….
A.    Ion dan kovalen non polar
B.     Kovalen polar dan kovalen nonpolar
C.    Kovalen polar dan ion
D.    Kovalen polar dan hidrogen
E.     Hidrogen dan ion 
7.     Unsur 11X23 berikatan dengan unsur 8O16 membentuk suatu senyawa. Rumus kimia dan jenis ikatan pada senyawa yang terbentuk adalah….
      A.    XO, ionik
      B.     X2O, ionik
      C.     XO2, ionik
      D.    XO, kovalen
      E.     X2O, kovalen 
8.      Perhatikan 5 buah senyawa kovalen berikut!
      1)       SF6
       2)      CO2
       3)      N2
       4)      PCl3
       5)      H2O
Senyawa yang menyimpang dari aturan oktet adalah .... (No. Atom H= 1; S= 16; F= 9; C=6; O=8;P= 15; C l - 17)
A.     1
B.      2
C.      3
D.     4
E.      5 
9.     Berikut ini beberapa senyawa kovalen:
      1)        CO2
       2)        NH3
       3)        CCl4
       4)        PCl5
       5)        CHCl3
        Senyawa yang tidak mengikuti kaidah oktet adalah .... (Nomor Atom H = 1; C = 6; N = 7 , O = 8; P = 15; Cl = 17)
       A.    1
       B.     2
       C.     3
       D.    4
       E.     5

No comments:

Post a Comment