Halaman

Monday, July 6, 2020

ALAT-ALAT PRAKTIKUM KIMIA

Hal yang paling seru dan menarik belajar kimia adalah saat belajar di laboratorium. Mereaksikan berbagai bahan kimia, menghasilkan warna-warna yang beranekaragam, dan menghasilkan hal yang membuat takjub.

Terlepas dari asyik dan serunya belajar di laboratorium, teman-teman pastinya terlebih dahulu harus mengenali alat-alat kimia beserta kegunaannya sebelum melakukan praktikum. Hal ini sangat bermanfaat supaya teman-teman terhindar dari bahaya dan supaya lebih hati-hati dalam penggunaan alat-alat tersebut karena biasanya semua alat yang digunakan terbuat dari kaca serta teman-teman mengetahui secara tepat penggunaan alat-alat sesuai dengan kegunaannya.

Pengalaman saya sewaktu kuliah dulu, ada salah satu mahasiswa yang kurang memperhatikan dan mendengarkan asisten dosen waktu diberikan arahan sebelum praktikum dimulai.  Ceritanya seperti ini, mahasiswa ini satu angkatan dengan saya tapi bukan satu kelas.

Jadi sewaktu praktikum tentang titik didih larutan, pada waktu itu alat yang digunakan adalah refluks dan pemanas yang menggunakan listrik (suhunya lebih dari 1000C). Nah, sebelum praktikum asisten dosen sudah meminta semua mahasiswa untuk membawa pecahan keramik. Kegunaan dari pecahan keramik ini untuk menahan panas dari larutan yang dipanaskan di dalam refluks.

Dan apa yang terjadi, mahasiswa ini, tidak membawa pecahan keramik dan yang lebih parahnya lagi untuk melihat apakah larutan tersebut sudah mendidih atau tidak , dia melihatnya langsung dari atas refluks dan tanpa pengaman apa-apa, sedangkan asisten dosen sudah mengatakan bahwa kalau mau melihat apakah larutan di dalam refluks mendidih atau tidak (mengukur titik didih larutan) melihatnya harus dari samping refluks dan bukan dari atas mulut refluks.

Teman-teman tahu apa yang terjadi, larutan yang mendidih tersebut (titik didihnya besar dan tidak ada yang menahan panas larutan) menyembur ke atas dan mengenai wajah mahasiswa tersebut. Bersyukur mahasiswa tersebut refleksnya cepat sehingga larutan panas tidak mengenai matanya dan hanya mengenai wajahnya.


Jadi dari kejadian ini teman-teman bisa belajar bahwa sebelum memasuki laboratorium, teman-teman harus mengerti dengan jelas bagaimana cara menggunakan alat-alat dan selalu mendengarkan penjelasan guru. Disini saya tidak menakut-nakuti teman-teman tapi untuk tetap hati-hati belajar di laboratorium.

Berikut beberapa alat-alat yang sering digunakan di laboratorium beserta kegunaannya:


Tabung Reaksi
  Digunakan sebagai wadah untuk mereaksikan larutan                                                                                dan menyimpan larutan dalam volume sedikit



Propipet



 Digunakan untuk mengambil larutan pekat dengan jumlah volume tertentuPropipet digunakan bersama pipet volume untuk memompa larutan agar masuk  dan keluar melalui pipet volume



Gelas Kimia


   Digunakan untuk menyimpan dan mencampur larutan



Erlenmeyer

 
Digunakan untuk menampung dan mencampur larutan, serta biasanya digunakan dalam proses titrasi




Rak Tabung Reaksi


Digunakan sebagai tempat penyimpanan tabung reaksi



Labu Ukur

 Digunakan untuk mengencerkan larutan tertentu hingga batas leher labu ukur



Gelas Ukur


  Digunakan untuk mengukur volume larutan dengan berbagai ukuran volume                                    tertentu



Pembakar Spritus


 Digunakan sebagai alat pembakar, dimana bahan bakarnya berasal dari                                                 alkohol



Statif dan Penjepit


  Statif dan penjepit merupakan serangkaian alat yang digunakan untuk menopang alat kimia lainnya dalam suatu proses, misalnya Titrasi


Batang Pengaduk


 Digunakan untuk mengaduk campuran senyawa
















Berikut ini video tentang penjelasan alat-alat peraktikum kimia beserta kegunaannya:



17 comments:

  1. Saya selalu takjub dengan alat -alat lab kimia gini. Cantik & keren menurut saya, jadi kalau pas main-main ke lab kerjaan suami suka fotoin satu-satu

    ReplyDelete
  2. Baca ini jadi ingat dulu pas SMA saya jurusan Biologi (A2). Suka banget kalau ada praktikum ke lab. Apalagi saya ikut ekskul KIR. Eh, kuliah nyasar ke Manajemen...Lupa deh semua nama alat dan kegunaannya.HIks

    ReplyDelete
  3. Baca ini auto keinget waktu praktikum kimia di sekolah. Aku mecahin tabung reaksi. Kupikir mahal, udah takut banget waktu itu hehehe.

    ReplyDelete
  4. Seru ya belajar kimia, btw beli peralatan kimia rekomen di market place dimana ya?

    ReplyDelete
  5. Wah aku seneng banget baca dan lihat alat-alat praktikum kimia di sini kak. Soalnya di SMK dulu enggak ada praktikumnya untuk pelajaran Kimia ini ehehe. Astaga itu untung temennya refleks ya cuma kena wajah aja ngga ke mata. Bahaya banget ngeliatin didih atau ngganya dari atas mulut tabung gitu :(

    ReplyDelete
  6. Walau saya bukan murid bandel ketika SMA namun jujur saya paling males kalau waktunya praktikum. Datang ke lab tetep sih tapi gak serius untuk mengikuti pelajarannya. Kimia bagi saya momok, wkwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Dulu waktu SMA cuma sekilas aja lihat alat-alat ini dan enggak ngeh untuk memahami kegunaannya. Baru sekarang nih rada paham setelah baca artikel ini.

    ReplyDelete
  8. Sebagai anak ESEMKA jarang melihat alat-alat pratikum kimia ini. Dulu, pernah pegang waktu zaman SMP. hehehe.. pas kuliah jangan ditanya karena jurusan pendidikan ekonomi juga. Makasih banyak infonya, jadi tahu alat-alat ini.

    ReplyDelete
  9. Masih ingat dulu kalo praktikum atau pinjam alat, semua kudu dicatat. Alat-alat praktikum kimia zaman dulu masih mahal-mahalll. Gelas reaksi yg kecil aja bisa puluhan dan ratusan ribu harganya. Sekarang jauh lebih terjangkau ya.

    ReplyDelete
  10. Waktu penelitian lalu, karena pakai zat asam kuat, saya kerja di bawah lemari asam, itu sudah lumayan lengkap proteksinya, tapi masih paranoid juga. Memang mendengarkan arahan asisten atau analis sangat penting untuk menghindari kecelakaan kerja

    ReplyDelete
  11. Saya dulu SMA karena memang gak begitu tertarik kimia saat perkenalan awal, makanya segera lari ke IPS. Ga sempat pegang benda-benda seperti di atas. Jadi tau nih nama semuanya.

    ReplyDelete
  12. Waktu zamannya sekolah dulu, saya ngaak ada yang namanya megang alat-alat kimia itu kak, karena saya sekolah SMK jur. Akuntansi. Jadi masih bingung dengan alatnya. Hehehe.

    ReplyDelete
  13. Melihat peralatan kimia modelnya lucu-lucu ya, tapi kadang ringkih takut pecah makanya waktu praktik zaman SMA yang pas keluar kaya soda dan ga bole kena kulit tuh agak ngeri juga ya makanya kalau jurusan kimia harus hati-hati kalau lagi prakteknya

    ReplyDelete
  14. ya Allah inget praktikum jadinya..udah lama ga ke laboratorium. setelah 5 tahun yang lalu lulus s2 berkutat di depan elenmeyer sekarang malah di depan laptop terus wkwk

    ReplyDelete
  15. Kok baru tau nama alat2 lab kimia itu ya... Dulu waktu praktikum saya kemana ya ? He he.

    ReplyDelete
  16. Bukan anak IPA tapi aku baru tahu kalau namanya botol ini adalah Erlenmeyer. Duh jadi nambah ilmu

    ReplyDelete
  17. Flashback saya dengan labarotorium FMIPA UNIB, emm.. kebayang kan bagaimana ngenes nya saat saya mengganti sebuah tabung reaksi.

    ReplyDelete