Halaman

Thursday, July 2, 2020

CARA MENENTUKAN GOLONGAN & PERIODE UNSUR BERDASARKAN SUBKULIT ATOM

Konfigurasi elektron menurut model atom Niels Bohr yang menggunakan kulit atom hanya berlaku untuk unsur-unsur yang berada pada golongan utama ( I A – VIII A), sedangkan untuk unsur-unsur transisi penyusunan konfigurasi elektron menggunakan teori atom Mekanika Kuantum.

Menurut teori atom Mekanika Kuantum, suatu kulit terdiri atas subkulit-subkulit dan orbital.

Satu kulit terdiri atas subkulit. Satu subkulit terdiri atas orbital.  Satu orbital maksimum menampung dua elektron.

 

Jenis – jenis Subkulit:

Subkulit s memiliki 1 orbital (maksimum 2 elektron)

Subkulit p memiliki 3 orbital (maksimum 6 elektron)

Subkulit d memiliki 5 orbital (maksimum 10 elektron)

Subkulit f memiliki 7 orbital (maksimum 14 elektron)

 

Pengisian Elektron

Pengisian elektron ke dalam subkulit mengikuti prinsip Aufbau, yaitu elektron – elektron mengisi subkulit mulai dari yang berenergi rendah  terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan ke subkulit yang berenergi lebih tinggi.

Urutan pengisian elektron :

1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p

 

Note :

Pada pengisian elektron, subkulit d cenderung penuh (berisi 10 elektron) atau setengah penuh (berisi 5 elektron), sehingga konfigurasi:

ns2 (n-1) d9 akan berubah menjadi ns1 (n-1)d10

ns2 (n-1) d4 akan berubah menjadi ns1 (n-1)d5

 

Penentuan golongan dan periode dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:

1)      Unsur Golongan Utama (Golongan A)

a)      Unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit s (blok s) atau subkulit p (blok p)

b)   Struktur elektron valensi golongan A nsx npy, n menunjukkan periode, sedangkan x + y = golongan

c)       Pengecualian 1H = 1s1 dan 2He = 1s2, golongan VIII A

d)      Ketentuannya :

Nomor golongan

Elektron valensi

 

I A

s1

II A

s2

III A

s2 p1

IV A

s2 p2

V A

s2 p3

VI A

s2 p4

VII A

s2 p5

VIII A

s2 p6

 

 

2)      Unsur Transisi (Golongan B)

a)      Unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit d (blok d)

b)      Struktur elektron valensi golongan B =  nsx (n-1)dy, x + y = golongan

c)       Pengecualian :

x + y = 9 golongan VIII B

x + y = 10 golongan VIII B

x + y = 11 golongan I B

x + y = 12 golongan II B

d)      Ketentuannya :

Nomor golongan

Elektron valensi

 

I B

s1 d10

II B

s2 d10

III B

s2 d1

IV B

s2 d2

V B

s2 d3

VI B

s2 d4

VII B

s2 d5

VIII B

s2 d6

s2 d7

s2 d8

 

3)      Unsur Transisi Dalam

a)      Unsur-unsur yang pengisian elektronnya berakhir pada subkulit f (blok f)

b)      Lantanida : berakhir di 4f

c)       Aktinida : berakhir pada di 5f


Untuk Mengetahui Cara Menentukan Golongan & Periode Unsur Berdasarkan Subkulit Atom, Silahkan Kunjungi Video Berikut ini:






1.       

1.      Konfigurasi elektron unsur X adalah : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p4. Dalam sistem periodik,  unsur X terletak pada….

A.    Golongan VI A periode 4

B.     Golongan IV A periode 4

C.     Golongan VI B periode 4

D.    Golongan IV B periode 4

E.     Golongan VII A periode 4

2.      Konfigurasi elektron ion L3+ adalah  1s2 2s2 2p6 3s2 3p6  3d5. Dalam sistem periodik, atom unsur L terletak pada….

A.    Golongan VI A periode 3

B.     Golongan VII A periode 3

C.     Golongan IV A periode 4

D.    Golongan VI A periode 4

E.     Golongan VI B periode 4

3.      Ion X- memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p6. Unsur X terletak pada….

A.    Golongan V A periode 6

B.     Golongan VIII A periode 5

C.    Golongan VII A periode 5

D.    Golongan VIII A periode 6

E.     Golongan VII A periode 6

4.      Ion Y2+ memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6. Unsur Y terletak pada ….

A.    Golongan II A periode 3

B.     Golongan II A periode 4

C.     Golongan III A periode 8

D.    Golongan IV A periode 2

E.     Golongan VIII A periode 3

 

 


 

 

 


No comments:

Post a Comment