Halaman

Saturday, July 4, 2020

CARA MENYETARAKAN REAKSI KIMIA

Persamaan Reaksi

Persamaan reaksi adalah  cara pemaparan reaksi kimia yang mengubah zat-zat asal (pereaksi=reaktan) menjadi zat-zat baru (produk). Contoh persamaan reaksi :

2H2(g) + O2(g) 2H2O (l)

Tanda panah menunjukkan arah reaksi dan dapat dibaca sebagai “membentuk” atau “bereaksi menjadi”.

Huruf kecil dalam tanda kurung dalam persamaan reaksi menyatakan wujud zat yang bersangkutan. Huruf g berari gas, l (liquid) berarti cairan, s (solid) berarti padatan, dan aq (aquades) berarti larutan dalam air. 

Bilangan yang mendahului rumus kimia zat dalam persaaaman reaksi disebut koefisien reaksi. Pada contoh di atas, koefisien hidrogen dan air adalah 2, sedangkan koefisien oksigen adalah 1. Angka 1 pada persamaan reaksi tidak perlu ditulis.

Koefisien reaksi menyatakan perbandingan partikel zat yang terlibat dalam reaksi. Koefisien harus bilangan bulat paling sederhana karena koefisen merupakan angka perbandingan.

Pemberian koefisien reaksi sesuai dengan dengan teori atom Dalton yang menyatakan bahwa dalam reaksi kimia atom-atom tidak dimusnahkan, tidak diciptakan, dan tidak  diubah menajdi atom lain, melainkan hanya mengalami penataan ulang. Oleh karena itu, jenis dan jumlah atom sebelum dan sesudah reaksi harus sama.

Pada contoh diatas, jumlah atom H di ruas kiri = ruas kanan yaitu 4, jumlah atom O di ruas kiri = di ruas kanan yaitu 2. Persamaan reaksi yang sudah diberi koefisien yang sesuai disebut persamaan setara, karena kesetaraan atom-atom sebelum dan sesudah reaksi.

 

Penulisan persamaan reaksi dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :

1)     Menuliskan persamaan kata-kata yang terdiri dari nama dan keadaan zat pereaksi serta nama dan keadaan zat hasil reaksi.

2)     Menuliskan persamaan rumus yang terdiri dari rumus kimia zat pereaksi dan zat hasil reaksi, lengkap dengan keterangan wujud zat.

3)    Menyetarakan, yaitu memberi koefisien yang sesuai sehingga jumlah atom setiap unsur sama pada kedua ruas.


Untuk mengetahui bagaimana cara menyetarakan reaksi kimia, silahkan kunjungi video berikut ini:






1.      Jika kalium nitrat dipanaskan akan terbentuk kalium nitrit dan gas oksigen. Data tersebut jika ditulis dengan persamaan reaksi setara dengan….

A.     →Ca(NO3)2             Ca(NO2)2   + O2

B.     2CaNO3               2CaNO2 + O2

C.    2KNO3                 2KNO2   +  O2

D.    K(NO3)2               K(NO2)2  +  O2

E.     K(NO3)3               K(NO3)2  + NO2

 

2.      Persamaan reaksi yang sudah setara adalah….

A.     →C6H6  +  2O2              CO2  + 2H2O

B.      →SiO2  +  C             Si +  2CO

C.       →4PH3  + O2            P4O10  +  H2O

D.    N2  + 3H2             2NH3

E.       →2Al  +  3H2SO4            Al(SO4)3  +  H2

 

3.      Dari persamaan reaksi : Al  +  H2SO4             Al(SO4)3  +  H2; setelah disetarakan perbandigan koefisien antara Al dan H2SO4 adalah….

A.    1 : 1

B.     3 : 2

C.     2 : 1

D.    2 : 3

E.     1 : 3

 

4.      Diketahui suatu reaksi:

aHNO3     →          bNO2 +  cH2O +  dO2  

Harga a, b, c, dan d berturut-turut adalah….

A.    2, 2, 2, 1

B.     2, 2, 1, 2

C.     4, 2, 2, 1

D.    4, 2, 4, 2

E.     4, 4, 2, 1

 

5.      Agar persamaan reaksi berikut setara, maka nilai a dan b berturut-turut adalah….

TiCl4  + aH2O    →      TiO2 + bHCl

A.    1 dan 2

B.     2 dan 4

C.     3 dan 6

D.    1 dan 1

E.     2 dan 3

 


No comments:

Post a Comment