Halaman

Wednesday, July 8, 2020

HIDROKARBON (ALKANA, ALKENA, & ALKUNA)

Berikut Video Penjelasan Materi Alkana, Alkena, dan Alkuna beserta Pembahasan Soal-Soalnya:


Soal-Soal Alkana:



Tata Nama dengan Cabang Khusus




Alkena


Soal-Soal Alkena


Alkuna




1.  Senyawa Organik  dan Senyawa Anorganik

     Perbedaan senyawa organik dengan senyawa anorganik

Senyawa Organik

Senyawa Anorganik

Kebanyakan berasal dari makhluk hidup dan
beberapa dari hasil sintesis

Berasal dari sumber daya alam dan mineral

Reaksi berlangsung lambat

Reaksi berlangsung cepat

Titik didih dan titik lebur rendah

Titik didih dan titik lebur tinggi

Lebih mudah larut dalam pelarut nonpolar daripada pelarut polar

Mudah larut dapam pelarut polar

Berikatan kovalen

Berikatan ionik

Senyawanya tidak tahan terhadap pemanasan

Senyawanya tahan terhadap pemanasan

Umumnya bersifat nonelektrolit (tidak dapat menghantarkan arus listrik)

Umumnya bersifat elektrolit
(dapat menghantarkan arus listrik)

Mudah terbakar

Tidak mudah terbakar

Gas hasil pembakaran dapat mengeruhkan air kapur

Tidak menghasilkan CO2

Contoh : C12H22O11, C2H5OH, C2H6

Contoh : NaCl, KBr, MgCl2


2.  Senyawa Hidrokarbon

  • Terdapat tiga jenis senyawa hidrokarbon, yaitu alkana, alkena, dan alkuna.
  • Setiap senyawa hidrokarbon mempunyai satu deret homolog atau deret sejenis.

Alkana
(CnH2n+2)

Alkena

(CnH2n)

Alkuna(CnH2n-2)

Rumus
struktur

Nama
Senyawa

Rumus
struktur

Nama
Senyawa

Rumus
struktur

Nama
Senyawa

CH4

Metana

C2H6

Etana

C2H4

Etena

C2H2

Etuna

C3H8

Propana

C3H6

Propena

C3H4

Propuna

C4H10

Butana

C4H8

Butena

C4H6

Butuna

C5H12

Pentana

C5H10

Pentena

C5H8

Pentuna

C6H14

Heksana

C6H12

Heksena

C6H10

Heksuna

C7H16

Heptana

C7H14

Heptena

C7H12

Heptuna

C8H18

Oktana

C8H16

Oktena

C8H14

Oktuna

C9H20

Nonana

C9H18

Nonena

C9H16

Nonuna

C10H22

Dekana

C10H20

Dekena

C10H18

Dekuna

Alkana  yang kehilangan satu atom H, menjadi gugus alkil (-CnH2n+1)

Contoh:

-CH3                       :  metil

-C2H5                     : etil

-CH2CH2CH3           : propil

-CH-(CH3)2             : isopropil

-CH2-CH2-CH2-CH3  : butil

-CH2-CH-(CH3)2        : isobutil

-CH(CH3)-CH2-CH3  :  sekunder butil

a.       Alkana

1)      Tata nama Alkana

a)      nama alkana berantai lurus diawali dengan n- (n = normal) diikuti nama alkana sesuai jumlah atom C

b)      nama alkana rantai bercabang diawali dengan penyebutan cabang (letak dan nama alkil) diikuti nama alkana rantai utam

c)      rantai utama merupakan rantai C terpanjang

d)     penomoran rantai utama dimulai ujung yang paling dekat dengan rantai cabang

e)      urutan cabang sesuai abjad

2)      Sifat-sifat Alkana

a)      bersifat nonpolar dan tidak larut dalam air

b)      alkana C1-4 berwujud gas, C5-17 berwujud cair, C>18 berwujud padat pada suhu kamar (250C dan 1 atm)

c)      memiliki titik didih, titik leleh, dan massa jenis yang semakin besar seiring penambahan atom C (rantai lurus), akan tetapi sifat-sifat tersebut semakin menurun jika senyawa membentuk struktur bercabang

d)     sukar bereaksi dengan oksidator atau reduktor, tetapi dapat bereaksi dengan oksigen melalui reaksi pembakaran

e)      pembakaran sempurna menghasilkan COdan H2O

f)       pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas CO, H2O, dan jelaga

b.      Alkena

1)      Tata nama Alkena

a)      tata nama alkena mengikuti aaturan alkana dengan mengganti akhiran –ana menjadi –ena

b)      penomoran atom C dimulai dari atom C yang paling dekat dengan ikatan rangkap

c)      penamaan rantai utama diawali dengan menyebutkan letak ikatan rangkap dua

d)     penulisan cabang sama dengan alkane

 

2)      Sifat-sifat Alkena

a)      pada suhu kamar, alkena C2-4 berwujud gas, C5-17 berwujud cair, dan C>17 berwujud padat

b)      memiliki titik didih, titik leleh, dan massa jenis lebih besar daripada alkana dengan jumlah atom C yang sama

c)      semakin besar massa molekul relatif (Mr) alkena, titik didih dan titik leleh semakin besar

d)     alkena lebih reaktif dibanding alkane

e)      reaksi pembakaran mengasilkan CO2 dan H2O

f)       dapat mengalami reaksi polimerisasi, yaitu reaksi pemutusan rantai rangkap menjadi rantai tunggal dan saling berikatan antarsenyawa membentuk molekul raksasa dapat dioksidasi dengan KMnO4 menghasilkan senyawa glikol

 

c.       Alkuna

1)      Tata nama Alkuna

a)      tata nama alkuna mengikuti penamaan alkana dengan mengganti akhiran –ana menjadi –una

b)      penomoran atom C dimulai dari atom C yang paling dekat dengan ikatan rangkap

c)      penamaan rantai utama diawali dengan menyebutkan letak ikatan rangkap 3

d)     penulisan cabang sama dengan alkane 

2)      Sifat-sifat Alkuna

a)      pada suhu kamar alkuna berantai panjang berwujud gas, sedangkan alkuna berantai panjang berwujud cair dan padat

b)       memiliki kerapatan kecil dan tidak larut dalam air

c)      titik diidh, titik leleh, dan massa jenis alkuna lebih besar daripada alkena dengan jumlah atom C yang sama

d)     semakin besar massa atom relatifnya, titik didih dan titik leleh semakin besar

e)      mengalami reaksi pemutusan rantai rangkap 3  menjadi rangkap 2 lalu menjadi ikatan tunggal

  • Senyawa hidrokarbon sangat banyak karena struktur membentuk isomer.
  • Isomer adalah senyawa dengan rumus molekul sama, tetapi rumus strukturnya berbeda.
  • Isomer dibedakan menjadi isomer struktur dan isomer geometri

 

  • Isomer struktur dibedakan menjadi isomer kerangka, isomer posisi, dan isomer gugus fungsi

 

1)      Isomer kerangka adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus struktur yang sama, tetapi struktur rantai C-nya berbeda. Contoh : 1-butena  (C4H8) dan 2-metil-1-propena (C4H8)

2)      Isomer posisi adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama, tetapi letak ikatan rangkap berbeda. Contoh: 1-butena dan 2-butena

3)      Isomer geometri adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul sama, tetapi terletak dalam ruang berbeda Contoh: cis-2-butena dan trans-2-butena

  

SOAL-SOAL

1.      Sifat-sifat dari suatu deret homolog sebagai berikut, kecuali….

A.      dapat dinyatakan dengan suatu rumus umum

B.       titik didihnya meningkat dengan panjangnya rantai

C.       mempunyai sifat kimia yang serupa

D.      mempunyai rumus empiris yang sama

E.       memiliki perbedaan gugus –CH2– di antara anggotanya

2.      Senyawa yang merupakan isomer kerangka dari pentana adalah….

A.    2-metilpentana

B.     2,3-dimetilbutana

C.     2-metilpropana

D.    2-metilbutana

E.     2,2-dimetilbutana

3.      Senyawa alkana yang mempunyai titik didih paling rendah adalah….

A.    Metana

B.     Etana

C.     Propana

D.    Nonana

E.     Dekana

4.      Reaksi pertukaran atom H dengan atom lain disebut reaksi….

A.     Polimerisasi

B.      Substitusi

C.      Adisi

D.     Oksidasi

E.      Reduksi

5.      Anggota alkuna paling sederhana adalah….

A.     Propuna

B.      Butuna

C.      Pentuna

D.    Asetilena

E.     Propilena 

6.      Dari rumus-rumus hidrokarbon berikut:

     I.  C2H4

     II.  C2H6

     III.  C3H4

     IV.  C3H6

     Hidrokarbon yang termasuk dalam satu deret homolog adalah….

A.       I dan III

B.       II dan IV

C.       III dan IV

D.       I dan IV

E.        I dan II

7.      Nama senyawa dengan rumus (CH3)2CHCH3 adalah ….

A.    Propana

B.     2-metilpropana

C.     Butana

D.    2-metilbutana

E.     1-metilpropana

8.      Senyawa alkena dengan rumus H3C – CH = CH – CH2 – CH3 dapat berisomer posisi dan berisomer rantai berturut-turut dengan….

A.    1-pentena dan 2-metil-1-butena

B.     2-butena dan 2-etil-1-propena

C.    1-pentena dan 3-metil-2-pentena

D.    2-butena dan 3-metil-2-butena

E.     3-pentena dan 3-metil-2-propena

9.      Berikut ini, yang bukan merupakan sifat alkana adalah….

A.    dapat mengalami reaksi substitusi

B.     ikatan antaratom karbon adalah jenuh

C.     banyak terdapat dalam minyak bumi

D.    terlarut dengan baik dalam air

E.     mempunyai rumus molekul CnH2n+2

10.  Alkil merupakan senyawa….

A.    senyawa karbon dengan rumus umum CnH2n

B.     turunan alkana yang kelebihan satu atom H dari alkananya

C.     gugus yang terjadi jika dua atom H dari alkana dihilangkan

D.    senyawa yang terjadi jika satu atom H dari alkana diganti dengan atom halogen

E.     gugus yang terjadi jika satu atom H dari alkana dihilangkan

11.  Hidrokarbon yang tidak mempunyai enam atom karbon adalah….

A.    n-heksana

B.     2-metilpentana

C.     Isoheksana

D.    2-metilheksana

E.     2,2-dimetilbutana

12.  Jumlah atom karbon pada isoheksana adalah….

A.    4

B.     5

C.     6

D.    7

E.     8

13.  Nama yang mungkin untuk senyawa dengan rumus molekul C7H16 adalah….

A.    3-metilheptana

B.     3,3-dimetilheksana

C.     2,2,3-trimetilbutana

D.    2,2-dimetilbutana

E.     n-heksana

14.  Senyawa dengan rumus C5H8 dapat berupa….

A.    2-pentena

B.     2-metil-1-butena

C.     3-metil-1-butuna

D.    2,3-dimetil-1-propuna

E.     2,2-dimetil-1-pentana

15.  Pernyataan yang benar tentang senyawa C4H8 adalah….

A.    memiliki ikatan rangkap dua

B.     memiliki ikatan rangkap tiga

C.    tidak memiliki ikatan rangkap dua maupun tiga

D.    merupakan salah satu dari deret homolog alkuna

E.     merupakan senyawa hidrokarbon jenuh

16.  Nama yang tepat untuk senyawa dengan struktur berikut: CH2CHCH(CH3)CH2C(CH3)CHCH3 adalah….

A.    3,5-dimetil-1,5-heptena

B.     3,5-dimetil-2,6-heptadiena

C.     3,5-dimetil-1,5-heptadiena

D.    3,5-dimetilheptadiena

E.     3,5-dimetil-2,6-heptana

17.  Senyawa yang mempunyai rumus molekul sama tetapi struktur molekul berbeda disebut….

A.    monomer

B.     polimer

C.     deret homolog

D.    isomer

E.     tautomer

18.  Senyawa alkana berikut yang mempunyai titik didih tertinggi adalah….

A.    CH3 – CH2 – CH2 – CH3

B.     CH3 – CH(CH3) – CH2

C.     CH3 – CH2 – CH– CH2 – CH3

D.    CH3 – CH– CH(CH3) – CH3

E.     CH3 – C(CH3)2 – CH3

19.  Diantara pernyataan berikut, yang benar tentang senyawa organic jika dibandingkan dengan senyawa anorganik adalah….

A.    lebih mudah larut dalam air

B.     lebih stabil terhadap pemanasan

C.     mempunyai titik didih lebih tinggi

D.    lebih mudah terbakar

E.     lebih reaktif

20.  Gas propuna terbakar, menurut persamaan reaksi berikut: C3H4 + O2  →    CO2 +H2O

Volume oksigen (T,P) yang diperlukan untuk membakar sempurna 2 L propuna adalah….

A.    1 L

B.     8 L

C.     3 L

D.    4 L

E.     5 L

21.  Senyawa berikut yang bukan anggota deret homolog alkena adalah….

A.    CH3C(CH3)3

B.     CH3CHCH2

C.    CH2CHCH2CH3

D.    CH3CHC(CH3)CH3

E.     CHCC(CH3)3

22.  Di antara senyawa berikut yang dapat mempunyai pasangan isomer geometri (cis-trans) adalah….

A.    Etena

B.     Propana

C.     1-butena

D.    2-butena

E.     kloro etana

23.  Jika suatu senyawa hidrokarbon dibakar secara sempurna dan tiap mol senyawa tersebut menghasilkan 5 mol CO2 dan 6 mol H2O, senyawa tersebut yaitu….

A.    2-metil-pentana

B.     3-metil-butana

C.     2,4-pentadiena

D.    2,3-dimetil-butana

E.     3-metil-pentadiena

24.  Berikut merupakan isomer-isomer dari n-heptana, kecuali….

A.    2,4-dimetil-pentana

B.     2,2,3-trimetil-butana

C.     2,3-dimetil-butana

D.    3-metil-heksana

E.     3,3-dimetil-pentana

25.  Senyawa alkana berikut yang mempunyai titik didih lebih tinggi dari n-heksana yaitu….

A.    n-heptana

B.     n-pentana

C.    2-metil-butana

D.    2,3-dimetil-butana

E.     2,2-dimetil-butana

26.  Di antara bahan bangunan berikut yang bahan dasarnya berasal dari senyawa hidrokarbon adalah….

A.    semen

B.     batu kapur

C.     bata

D.    cat tembok

E.     ubin

27.  Jumlah senyawa karbon sangat banyak. Pernyataan berikut yang bukan merupakan faktor-faktor penyebab banyaknya jumlah senyawa karbon adalah….

A.    kemampuan membentuk empat buah ikatan dengan atom lain

B.     kemampuan berikatan dengan sesama atom karbon

C.     ikatan antaratom karbon bersifat stabil

D.    jari-jari atom karbon kecil

E.     harga keelektronegatifan atom karbon sangat besar

28.  Senyawa karbon banyak variasinya karena sesama atom karbon dapat berikatan dengan beberapa cara.Ikatan antaratom karbon yang berupa ikatan karbon tak jenuh adalah….

A.    ikatan tunggal

B.     ikatan tunggal dan ikatan rangkap dua

C.     ikatan tunggal dan ikatan rangkap tiga

D.    ikatan rangkap dua dan ikatan rangkap tiga

E.     ikatan rangkap tiga dan ikatan rangkap empat

29.  Senyawa yang disebut isopentana adalah….

A.    (CH3)2 – CH – CH2 – CH3

B.     (CH3)3 – C – CH3

C.    CH3 – (CH2)3 – CH3

D.    CH3 – CH-(CH3)2

E.     (CH3)4 – C

30.  Nama yang memenuhi aturan tatanama organik adalah….

A.    1,4-dimetilpentana

B.     3,4-dimetilheksana

C.     5-etil-5-metilheptana

D.    3,3,6-trimetilheptana

E.     1,3-dimetilheksana

31.  Nama yang benar menurut aturan tatanama IUPAC adalah….

A.    2-metil-3-butuna

B.     2-etil-2-butena

C.     4-etil-1-pentuna

D.    2,3-dietilbutana

E.     4-metil-1-pentuna

32.  Pernyataan yang benar tentang senyawa C4H8 adalah….

A.    memiliki ikatan rangkap dua

B.     memiliki ikatan rangkap tiga

C.    tidak memiliki ikatan rangkap dua maupun tiga

D.    merupakan salah satu dari deret homolog alkuna

E.     merupakan senyawa hidrokarbon jenuh 

33.  Nama yang tepat untuk senyawa dengan struktur berikut: CH2CHCH(CH3)CH2C(CH3)CHCH3 adalah….

A.    3,5-dimetil-1,5-heptena

B.     3,5-dimetil-2,6-heptadiena

C.     3,5-dimetil-1,5-heptadiena

D.    3,5-dimetilheptadiena

E.     3,5-dimetil-2,6-heptana

34.  Senyawa hidrokarbon yang paling banyak terdapat dalam minyak bumi adalah….

A.    alkana dan alkuna

B.     alkena dan sikloalkana

C.     alkuna dan skloalkana

D.    alkana dan sikloalkana

E.     alkena dan alkuna

35.  Senyawa dalam satu deret homolog mempunyai sifat sebagai berikut, kecuali….

A.    sifat kimia yang mirip

B.     rumus umum sama

C.     persen komponen sama

D.    semakin panjang rantai karbon, semakin tinggi titikdidih

E.     perbedaan Mdua suku berurutan sebesar 14

36.  Rumus struktur senyawa 3-etil-3,4-dimetilheksana dapat dituliskan sebagai….

A.    C (CH3) (C2H5)2-CH2-CH(CH3) -CH

B.     CH(C2H5)2– CH(CH3) – CH (CH3) -CH3

C.     CH3-CH(CH3) -CH(C2H5) -CH(CH3) -CH2-CH3

D.    CH3– CH2 -CH(C2H5) – CH2 -C (CH3)2– CH3

E.     CH(CH3) (C2H5) -C(CH3) (C2H5) – CH-CH3

37.  Diketahui senyawa-senyawa sebagai berikut:

1)        2-metil-1-butena

2)        3-metil-1-butena

3)        n-pentena

4)        2-pentena

5)        2,2-dimetilpropana

Senyawa-senyawa di atas yang saling berisomer posisi adalah….

A.    1 dan 3

B.     1 dan 5

C.     2 dan 3

D.    3 dan 4

E.     4 dan 5

38.  Perhatikan beberapa karaterikstik senyawa organik dan anorganik berikut:

1)        titik leleh dan titik didih tinggi

2)        umumnya larut dalam CHCl3

3)        ditemukan dalam bentuk garam mineral

4)        ikatannya bersifat kovalen

5)        ikatannya bersifat ionic

Sifat senyawa organik ditunjukkan oleh nomor….

A.    1 dan 2

B.     1 dan 3

C.     2 dan 3

D.    2 dan 4

E.     2 dan 5

39.  Senyawa yang merupakan isomer rantai dari pentana adalah….

A.      2-metilpentana

B.       2,3-dimetilbutana

C.       2-metilpropana

D.      2-metilbutana

E.       2,2-dimetilbutana

40.  Senyawa di bawah ini yang berwujud gas pada suhu kamar adalah ….

A.      Propana

B.       Pentana

C.      Heptana

D.      Oktana

E.       Dekana


No comments:

Post a Comment