Halaman

Monday, July 27, 2020

KARBOHIDRAT

Untuk mengetahui penjelasan dan pembahasan soal-soal tentang Karbohidrat, silahkan kunjungi video berikut ini:



Ø  karbohidrat merupakan senyawa makromolekul yang tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O

Ø  rumus umumnya  C

 

Ø  Karbohidrat dibedakan menjadi tiga sebagai berikut:

1.      Monosakarida

a.      Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat yang lain.

b.      Monosakarida dapat berupa aldosa (mempunyai gugus aldehid/ -CHO) dan berupa ketosa (mempunyai gugus keton/-CO).

c.       Semua monosakarida merupakan zat padat berwarna putih yang mudah larut dalam air karena gugus –OH yang polar sehingga terbentuk iaktan hidrogen yang kuat antarmolekulnya dengan maupun dengan molekul air.

d.      Semua monosakarida merupakan reduktor sehingga disebut gula pereduksi.

e.       Larutan monosakarida bereaksi positif dengan pereaksi Fehling/pereaksi Benedict maupun dengan pereaksi Tollens.

f.       Keton sederhana seperrti aseton dan fruktosa dapat mereduksi pereaksi Fehling, Tollens atau Benedict karena mengalami suatu proses yang disebut penataan ulang sehingga membentuk struktur aldosa (suasana basa).

g.      Reduksi gugus karbonil (gugus aldehid dan keton) dari monosakarida menghasilkan alkohol polivalen yang disebut alditol.

h.      Glukosa disebut juga gula anggur, gula darah, dan dekstrosa (karena memutar bidang polarisasi ke kanan).

i.        Kadar glukosa dalam darah orang dewasa yang sehat, setelah beberapa jam puasa adalah sekitar 70 – 100 mg/100 mL.

j.        Jika kadar gula darah menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia), maka ginjal tidak dapat mengambil semuanya ke dalam darah, melainkan sebagian masuk ke dalam urine.

k.      Kadar gula yang masih dapat diproses oleh ginjal adalah sekitar  160 – 180 mg/100 mL.

l.        Gula yang melebihi kebutuhan dalam darah dapat dihilangkan dengan dua cara, yaitu mengubahnya menjadi glikogen atau menjadi lemak.

m.    Hati menyimpan 70 – 110 gram glikogen dan otot secara keseluruhan menyimpan sekitar 170 – 250 gram glikogen.

n.      Jika otot kekurangan glukosa, maka glikogen otot dapat segera diubah menjadi glukosa

o.      Jika darah kekurangan glukosa, maka glikogen dalam hati yang dihidrolisis membentuk glukosa.

p.      Fruktosa terdapat pada buah-buahan dan madu.

q.      Fruktosa merupakan pemutar kiri sehingga D-fruktosa disebut levulosa.

r.       Contoh monosakarida tergolong aldosa : glukosa, galaktosa, ribosa.

s.       Contoh monosakarida ketosa : fruktosa. 

2.      Disakarida

a.      Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus –OH dengan melepaskan air.

b.      Contoh : sukrosa (glukosa + fruktosa), maltosa (glukosa + glukosa), dan laktosa (glukosa + galaktosa).

c.       Sukrosa adalah gula pasir biasa.

d.      Sukrosa diperoleh dari batang tebu atau umbi tanaman bit, buah-buahan dan madu.

e.       Sukrosa sekitar enam kali lebih manis daripada laktosa, tiga kali lebih manis daripada maltosa, sedikit lebih manis daripada glukosa,  tetapi hanya sekitar setengah dari  kemanisan fruktosa.

f.       Ikatan antara glukosa dan fruktosa dalam sukrosa melibatkan gugus hemiasetal glukosa dan gugus hemiketal fruktosa. Oleh karena itu, sukrosa tidak mempunyai gugus pereduksi.

g.      Sukrosa tidak mereduksi pereaksi Fehling, Benedict, dan Tollens.

h.      Maltosa tidak terdapat dalam keadaan bebas ettapi dapat diperoleh dari hidrolisis amilum dengan pengaruh enzim atau asam.

i.        Maltosa digunakan dalam makanan bayi.

j.        Oleh karena salah satu gugus pereduksi dalam maltosa dan laktosa masih bebas, maltosa dan laktoda tergolong gula pereduksi.

k.      Laktosa terdapat dalam air susu hewan mammalia sekitar 5% dan sebagai hasil pabrik keju.

 

3.      Polisakarida

a.      Polisakarida terpenting yaitu amilum, glikogen, dan selulosa adalah polimer dari D-glukosa.

b.      Semua polisakarida sukar larut dalam air dan tidak mereduksi pereaksi Fehling, Benedict, atau Tollens.

c.       Amilum/ pati terdapat dalam tumbuhan.

d.      Amilum merupan polimer dari a-D-glukosa

e.       Amilum terbentuk dari CO2 dan H2O pada bagian hijau dari tumbuhan dengan bantuan sinar matahari.

f.       Amilum dapat dipisahkan menjadi dua bagian, yaitu amilosa dan amilopektin.

g.      Amilosa merupakan polimer rantai lurus yang terdiri dari 1.000 atau lebih molekul glukosa.

h.      Amilopektin merupakan polimer bercabang.

i.        Molekul glikogen menyerupai amilopektin tetapi lebih bercabang, percabangan terjadi antara 6 – 12 unit dari 1.700 – 600.000 molekul glukosa.

j.        Selulosa merupakan polimer rantai lurus dari glukosa berkisar 2.000 – 26.000 unit.

k.      Selulosa digunakan untuk membuat kertas, serat sintesis, dan bahan bangunan.

  

Reaksi-reaksi pada karbohidrat sebagai berikut:


1.        Uji gula pereduksi (karbohidrat) kecuali sukrosa, amilum, dan selulosa) dengan pereaksi :

a)      Fehling menghasilkan endapan merah bata (Cu

b)     Benedict menghasilkan endapan merah bata (Cu

c)      Tollens menghadilkan cermin perak

 

2.        Uji Seliwanoff

a)    Terhadap frukosa, sukrosa, galaktosa, dan arabinose menghasilkan warna jingga.

b)     Uji Selliwanoff untuk membedakan glukosa dan fruktosa.

c)  Fruktosa bereaksi positif dengan menghasilkan warna merah, sedangkan glukosa tidak memberikan warna merah.

 

3.        Reaksi hidrolisis

a)      Hidrolisis sukrosa menghasilkan glukosa dan fruktosa

b)     Hidrolisis laktosa menghasilkan galaktosa dan glukosa

c)      Hidrolisis maltosa menghasilkan dua molekul glukosa

 

4.        Uji karbohidrat

a)  Pereaksi Molisch, ditandai dengan terbentuknya cincin berwarna ungu di bagian bawah tabung

b)     Uji polisakarida menggunakan iodin

c)  Uji amilum akan menghasilkan warna biru, uji glikogen memberikan warna merah kecoklatan, dan uji dekstrin memberikan warna merah anggur

 

      Beberapa kegunaan karbohidrat sebagai berikut:

      1.  Sumber energi utama bagi tubuh

      2.  Menjaga keseimbangan asam-basa tubuh

      3.  Membantu penyerapan kalsium  

      4.  Membantu metabolisme lemak

           Melancarkan pencernaan


SOAL-SOAL

1.      Perhatikan sifat-sifat senyawa di bawah ini:

1)      Tidak dapat mereduksi Fehling A dan B

2)      Tidak dapat terhidrolisis

3)      Memiliki tingkat kemanisan paling tinggi

Senyawa yang dimaksud adalah…

A.       sukrosa

B.       laktosa

C.       fruktosa

D.       glukosa

E.        maltosa

2.      Hasil hidrolisis dari laktosa adalah…

A.       glukosa + glukosa

B.        glukosa + fruktosa

C.        galaktosa + fruktosa

D.       fruktosa + fruktosa

E.        glukosa + galaktosa

3.  Suatu karbohidrat dengan pereaksi fehling akan memberikan endapan merah bata dan jika dihidrolisis akan menghasilkan dua macam karbohidrat yang berlainan. Zat tersebut adalah…

A.       maltosa

B.        amilum

C.        sukrosa

D.       laktosa

E.        selulosa

4.      Data yang berhubungan dengan tepat adalah….

Bahan

Jenis 

Hasil 

A.

Sukrosa

Tidak bereaksi dengan

B.

Selulosa

Diperoleh dari hidrolisis amilum dengan bantuan enzim

C.

Glukosa

Hasil tes Fehling menghasilkan warna biru

D.

Galaktosa

Tidak terbentuk warna merah – ungu saat uji Molisch

E.

Amilum

Tidak terjadi perubahan warna saat direaksikan dengan iodin

5. Suatu zat mempunyai rumus molekul C

A.       laktosa

B.        sukrosa

C.        maltosa

D.       galaktosa

E.        selulosa

6.      Perhatikan senyawa – senyawa berikut!

1)         Deoksiribosa

2)         Galaktosa

3)         Ribosa

4)         Glukosa

5)         Fruktosa

      Yang tergolong aldopentosa dan ketoheksosa secara berturut-turut adalah…

      A.  1 dan 2

      B.  2 dan 3

      C.  3 dan 5

      D.  4 dan 5

      E.  5 dan 4

7.   Jika bahan makanan yang mengadung glukosa direaksikan dengan pereaksi Fehling akan terjadi endapan merah bata. Hal ini disebabkan karena glukosa ….

A.       mengandung gugus – CO –

B.        mengandung gugus  – CHO

C.        mengandung gugus  – COOR

D.       mengandung gugus – OH

E.        mengandung gugus  – O –

8.   Manakah satu di antara karbohidrat berikut yang tidak mereduksi pereaksi Fehling atau  pereaksi Benedict…

A.       glukosa

B.        galaktosa

C.        maltosa

D.       sukrosa

E.        laktosa

9.    Analisis suatu sampel yang mengandung karbohidrat menghasilkan data sebagai berikut:

1)      membentuk cincin berwarna ungu setelah ditambah pereaksi Molisch

2)      menghasilkan endapan merah bata setelah ditambah pereaksi Fehling

3)      dapat dihidrolisis menghasilkan dua jenis karbohidrat yang sama

      Jenis karbohidrat yang terkandung dalam sampel adalah…

      A.  Glukosa

      B.  Fruktosa

      C.  Sukrosa

      D.  Maltosa

      E.  Laktosa

10.  Laktosa mempunyai rumus molekul yang sama dengan ….

A.    glukosa

B.     maltosa

C.     levulosa

D.    galaktosa

E.     fruktosa

11.  Pereaksi apa yang dapat menghasilkan cincin ungu dalam uji karbohidrat….

A.  Fehling

B.  Benedict

C.  Ninhidrin

D.  Molisch

E.   Selliwanoff

12.Suatu senyawa dapat memberi endapan Cu

A.       maltosa

B.        laktosa

C.        fruktosa

D.       glukosa

E.        amilum

13.  Data hasil identifikasi jenis karbohidrat sebagai berikut!

No

Jenis karbohidrat

Hasil identifikasi

1

Galaktosa

Tidak terbentuk warna merah-ungu saat uji Molisch

2

Laktosa

Diperoleh dari hidrolisis amilum dengan bantuan enzim

3

Glukosa

Hasil tes Fehling menghasilkan warna ungu

4

Sukrosa

Tidak menghasilkan CuO

5

Amilum

Tidak terjadi perubahan warna saat bereaksi dengan iodin

Hasil identifikasi jenis karbohidrat yang tepat ditunjukkan oleh nomor….

A.   1

B.   2

C.   3

D.   4

E.   5

14.  Hasil pengujian suatu karbohidrat sebagai berikut:

1)      Dihasilkan dari hidrolisis sukrosa

2)      Menghasilkan warna jingga saat diuji dengan pereaksi Selliwanoff

3)   Menghasilkan cincin berwarna ungu setelah direaksikan dengan pereaksi Molisch

Jenis karbohidrat tersebut adalah….

A.       fruktosa

B.        glukosa

C.       laktosa

D.       maltosa

E.        galaktosa

15.  Beberapa mamfaat senyawa makromolekul dalam tubuh sebagai berikut:

1)      Sebagai sumber energi tubuh

2)      Mengangkut oksigen ke seluruh tubuh

3)      Menjaga keseimbangan asam-basa dalam darah

4)      Sebagai penyusun antibodi

5)      Pelarut vitamin dan hormon

Manfaat karbohidrat ditunjukkan oleh pernyataan nomor….

 A.       1 dan 2

 B.        1 dan 3

 C.        2 dan 4

 D.       3 dan 5

 E.        4 dan 5

 

 


No comments:

Post a Comment