Halaman

Monday, July 13, 2020

KOLOID

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut tentang Koloid, silahkan kunjungi video berikut ini:


1.  Pengertian Koloid

  • Sistem koloid adalah sistem yang terdiri atas medium pendispersi dan fase terdispersi.
  • Koloid merupakan suatu campuran yang keadaannya terletak diantara larutan dan suspendi
  • Berikut perbedaan antara larutan, koloid, dan suspensi:

No

Larutan

Koloid

Suspensi

1

Homogen

Tampak homogen
tetapi heterogen

Heterogen

2

Jernih

Tidak jernih

Tidak jernih

3

Satu fase

Dua fase

Dua fase

4

Tidak dapat disaring

Dapat disaring
dengan kertas saring ultra

Dapat disaring

dengan kertas saring biasa

5

Stabil

Umumnya stabil

Tidak stabil

6

Diameter <10-7 cm

Diameter 10-7 – 10-5 cm

Diameter>10-5

7

Dispersi molekuler 

Dispersi padatan

Dispersi padatan

8

Contoh : larutan gula

Contoh : campuran
susu dan air

Contoh : campuran
kopi dan air,
campuran tepung
terigu dan air

2.  Jenis-jenis Koloid

     Koloid di bedakan pada jenis fase terdispersi (zat terlarut) dan fase pendispersinya (pelarut)

No

Fase terdispersi

Fase pendispersi

Nama Koloid

Contoh

1

Padat

Gas

Aerosol

Asap, debu di udara

2

Padat

Cair

Sol

Sol emas, sol belerang, tinta, cat

3

Padat

Padat

Sol padat

Gelas berwarna, intan hitam

4

Cair

Gas

Aerosol

Kabut (fog) dan awan

5

Cair

Cair

Emulsi

Susu, santan, minyak ikan

6

Cair

Padat

Emulsi padat

Jeli, mutiara, agar-agar

7

Gas

Cair

Buih

Buih sabun, krim kocok

8

Gas

Padat

Buih padat

Karet busa, batu apung, strirofoam

 

3.  Sifat-sifat Koloid

     1)  Opalesensi

·         Opalesensi menunjukkan peristiwa warna koloid pada sinar jatuh tidak sama warnanya dengan sinar pergi.

·         Contoh peristiwa opalesensi adalah koloid asam silikat berwana kebiiruan pada sinar datang dan berwarna abu-abu kekuningan pada sinar pergi

    2)  Efek Tyndal

·         Efek Tyndall merupakan peristiwa penghamburan sinar oleh koloid

·         Contoh peristiwa efek Tyndall adalah sebagai berikut:

a)      Sorot lampu proyektor pada gedung bioskop yang penontonnya merokok membuat gambar menjadi tidak jelas

b)      Sorot lampu mercusuar di atas menara akan terlihat lebih jelas saat berkabut dari pada saat cuaca terang

c)      Terlihatnya berkas sinar matahari dari celah-celah dedaunan pada waktu pagi yang berkabut

d)     Terjadinya warna biru di langit pada siang hari dan warna jingga pada sore hari

e)      Sorot lampu mobil dan senter di udara yang berkabut

  3)  Gerak Brown

·         Gerak Brown adalah gerak acak partikel terdispersi dalam medium pendispersi yang bertumbukan dan berlangsung terus – menerus sehingga terlihat gerakan yang patah-patah/ zig-zag

·         Gerak Brown menunjukkan kebenaran teori kinetik molekul yang menyatakan bahwa molekul-molekul dalam zat cair senantiasa bergerak

·         Gerak Brown terjadi sebagai akibat tumbukan yang tidak seimbang dari molekul-molekul medium terhadap partikel koloid

·         Dalam suspensi tidak terjadi gerak Brown karena ukuran partikel cukup besar, sehingga tumbukan yang dialaminya setimbang

·         Partikel zat terlarut juga mengalami gerak Brown tetapi tidak dapat diamati

·         Gerak Brown merupakan salah satu faktor yang menstabilkan koloid

·         Oleh karena bergerak terus-menerus, maka partikel koloid dapat mengimbangi gaya gravitasi, sehingga tidak mengalami sedimentasi

 

  4)  Elektroforesis

·         Elektroforesis adalah peristiwa pergerakan partikel koloid dalam medan listrik.

·         Contoh pemamfaatan elektroforesis adalah sebagai berikut:

a)      untuk menentukan muatan suatu partikel koloid

b)      untuk memproduksi barang yang terbuat dari karet, industri, dan sarung tangan

c)      mengendapkan gas dan debu industri (C, oksida logam, dan debu) pada cerobong pabrik dengan alat pengendapan Cottrell

d)     identifikasi jenazah dengan tes DNA

   5)  Adsorpsi

·         Adsorpsi  adalah proses penyerapan suatu zat di permukaan zat lain

·         Zat yang diserap disebut fase terserap dan zat yang menyerap disebut adsorben

·         Contoh pemamfaatan adsorpsi koloid adalah sebagai berikut:

a)      penggunaan norit atau serbuk C untuk mengadsorpsi bakteri pathogen

b)      tawas dapat mengadsorpsi lumpur dalam proses penjernihan air

c)      tanah diatom atau arang tulang dimanfaatkan untuk penjernihan

d)     air tebu pada pembuatan gula

e)      pencelupan serat wol pada proses pewarnaan

  6)  Koagulasi

·         Koagulasi adalah peristiwa pengendapan partikel-partikel koloid sehingga fase terdispersi terpisah dari medium pendispersinya  yang disebabkan oleh penambahan zat kimia tertentu atau penambahan kondisi (pemanasan, pendinginan, dan pengadukan)

·         Faktor yang menyebabkan pengedapan adalah muatan listrik dan selubung air

·         Contoh pemamfaatan koloid adalah sebagai berikut:

a)      penjernihan air menggunakan tawas terjadi adsorpsi dan terjadi koagulasi

b)      pembentukan delta di muara sungai

c)      penggumpalan lateks oleh asam format

d)     proses penggumpalan debu atau asap dari pabrik

e)      proses penetralan partikel albuminoid dalam darah oleh ion Fe3+ atau Al3+

  7)  Koloid pelindung

·         Koloid pelindung adalah koloid yang dapat melindungi koloid lain agar tidak mengalami koagulasi

·         Sifat koloid pelindung dimanfaatkan dalam proses:

a)      penambahan kasein pada susu untuk melindungi minyak atau lemak di dalam medium cair

b)      penambahan lesitin pada margarin untuk melindungi kestabilan butiran-butiran halus air

c)      penambahan gom dalam tinta gambar melindungi partikel-partikel karbon

d)     penambahan gelatin pada es krim

e)      penambahan  minyak silikon pada cat

 8)  Dialisis

·         Dialisis adalah pengurangan ion-ion pengganggu dalam sistem koloid dengan menggunakan selaput semipermeabel

·         Selaput semipermeabel dapat berupa selafon atau kolodion (kertas saring yang berlapis gelatin)

·         Contoh pemanfaatan dialisis koloid adalah sebagai berikut:

a)      industri tepung tapioka menggunakan teknis dialisis untuk memisahkan tepung tapioka dari ion-ion sianida yang terkandung dalam ketela pohon 

b)      penyaringan darah dengan dialisator pada penderita gagal ginjal

 

  9)  Koloid Liofil dan Koloid Liofob

·         Koloid yangmedium dispersinya cair dibedakan atas koloid liofil dan koloid liofob

·         Suatu koloid disebut koloid liofil apabila terdapat gaya tarik-menarik yang cukup besar antara zat terdispersi dengan mediumnya/ liofil berarti suka cairan

·         Suatu koloid disebut koloid liofob jika gaya tarik-menarik tersebut tidak ada atau sangat lemah/ liofob berarti takut cairan

·         Jika medium dispersi yang dipakai adalah air, maka kedua jenis koloid disebut koloid hidrofil dan koloid hidrofob

·         Perbandingan sifat sol hidrofil dan sol hidrofob adalah sebagai berikut:

Sol hidrofil

Sol hidrofob

Mengadsorpsi mediumnya

Tidak mengadsorpsi mediumnya

Dapat dibuat dengan konsentrasi yang relatif
besar

Hanya stabil pada konsentrasi kecil

Tidak mudah digumpalkan dengan
penambahan elektrolit

Mudah menggumpal pada penambahan
elektrolit

Viskositasnya lebih besar daripada
mediumnya

Viskositasnya hhampir sama dengan
mediumnya

Bersifat reversible

Tidak reversible

Efek Tyndall lemah

Efek Tyndall lebih jelas

 

4.  Pembuatan Koloid

     a.  Cara Kondensasi

          Cara kondensasi adalah pembuatan koloid dengan mengubah partikel-

          partikel larutan yang berupa ion atau molekul menjadi partikel koloid

       1)  Reaksi redoks

  • reaksi redoks adalah reaksi yang disertai perubahan bilangan oksidasi

           Contoh : pembuatan sol belerang  :

            a)  2H2S(g) + SO2(aq) →  2H2O(l) + 3S (koloid)

            b)  2HAuCl4(aq) + 6K2CO3(aq) + 3HCHO(aq) → 2Au(koloid) + 5CO2(g)

                + 8KCl(aq) + 3HCOOK(aq) + KHCO3(aq) + 2H2O(l)

           c)  meneteskan larutan HCl ke dalam larutan Na2S2O3

           d)  mengalirkan larutan arsen(III)oksida ke dalam gas asam sulfida

           e)  meneteskan larutan jenuh belerang ke dalam air

     2)  Hidrolisis

          Contoh Pembuatan sol Fe(OH)3 dengan cara menteskan larutan FeCl3

          ke dalam air mendidih

          FeCl3(aq) + 3H2O(l) → Fe(OH)3(koloid) + 3HCl

    3)  Dekomposisi rangkap

         a)  sol As2S3 dapat dibuat dari reaksi antara larutan H3AsO3 dengan larutan H2S

              2H3AsO3(aq) + 3H2S(aq) → As2S3(koloid) + 6H2O(l)

         b)  AgNO3(aq) + HCl(aq) → AgCl(koloid) + HNO3(aq)

    4)  Penggantian pelarut

         Contoh:

         a)  apabila larutan jenuh kalsium asetat dicampur dengan alkohol akan terbentuk suatu koloid berupa gel

         b)  sol belerang dalam air dapat dibuat dengan melarutkan belerang ke dalam alkohol, kemudian larutan jenuh yang terjadi ditetesi  ke dalam air sedikit demi sedikit

   b.  Cara Dispesi

  • Proses dispersi dilakukan dengan mengubah ukuran partikel besar menjadi partikel koloid

       1)   Cara mekanik

             Contoh : Sol belerang dapat dibuat dengan menggerus serbuk belarang bersama-sama dengan suatu zat inert (seperti gula pasir), kemudian mencampur serbuk halus itu dengan air

      2)  Cara peptisasi

·         Cara peptisasi adalah pembuatan koloid dari butir-butir kasar atau dari suatu endapan dengan bantuan suatu zat pemeptisasi (pemecah)

·         Zat pemeptisasi memecahkan butir-butir kasar menjadi butir-butir koloid

·         Contoh: Agar-agar dipeptisasi oleh air, nitroselulosa oleh aseton, karet oleh bensin. Endapan NiS dipeptisasi oleh H2S dan endapan Al(OH)3 oleh AlCl3

    3)  Cara busur Bredig

·         Cara busur Bredig digunakan untuk membuat sol-sol logam

·         Logam yang akan dijadikan koloid digunakan sebagai elektrode yang dicelupkan ke dalam medium dispersi kemudian diberi loncatan listrik di antara kedua ujungnya

·         Mula-mula atom-atom logam akan terlempar ke dalam air, lalu atom-atom tersebut mengalami kondensasi sehingga membentuk partikel koloid

·         Jadi, cara busur Bredig merupakan gabungan cara dispersi dan cara kondensasi

 

   4)  Koloid Asosiasi

·         Berbagai jenis zat, seperti sabun dan detergen, larut dalam air tetapi tidak membentuk larutan, melainkan koloid

·         Molekul sabun atau detergen terdiri atas bagian yang polar (kepala) dan bagian yang nonpolar (ekor)

·         Kepala sabun merupakan gugus hidrofil (tertarik ke air), sedangkan gugus hidrokarbon bersifat hidrofob (takut air)

·         Jika sabun dilarutkan ke dalam air, maka molekul-molekul sabun akan mengadakan asosiasi dan orientasi karena gugus nonpolarnya (ekor) saling terdesak, sehingga terbentuk partikel koloid

·         Bagian kepala yang hidrofil dari molekul sabun menghadap ke air dan bagian ekornya yang hidrofob berkumpul mengarah ke dalam

·         Daya pengemulsi dari sabun dan detergen juga disebabkan oleh aksi yang sama

·         Gugus nonpolar dari sabun akan menarik partikel kotoran (lemak) dari bahan cucian kemudian mendispersikannya ke dalam air

·         Sebagai bahan pencuci, sabun dan detergen bukan saja berfungsi sebagai pengemulsi tetapi juga sebagai pembasah atau penurun tegangan permukaan

·         Air yang mengandung sabun atau detergen mempunyai tengangan permukaan yang lebih rendah, sehingga lebih mudah meresap pada bahan cucian

 

SOAL-SOAL

1.  Contoh koloid yang memiliki medium pendispersi gas dan fase

     terdispersi padat adalah….

     A.  keju

     B.  susu

     C.  asap

     D.  tinta

     E.  kabut

2.  Sifat koloid dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

     disajikan dalam tabel berikut:

No

Sifat-sifat koloid

Penerapan dalam kehidupan
sehari-hari

1

Koagulasi

Cuci darah bagi penederita
ginjal

2

Adsorpsi

Pemutihan gula menggunakan tanah diatome

3

Dialisis

Penyaringan asap pabrik

4

Efek tyndall

Langit berwarna jingga pada
sore hari

    Pasangan data yang berhubungan dengan tepat adalah….

    A.  1 dan 2

    B.  1 dan 3

    C.  2 dan 3

    D.  2 dan 4

    E.  3 dan 4

3.  Norit merupakan karbon aktif yang dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Hal ini disebabkan norit membentuk koloid yang mampu….

     A.  mempercepat proses pencernaan makanan

     B.  mengadsorpsi zat racun dan gas dalam usus

     C.  menetralkan muatan zat-zat dalam usus

     D.  mengemulsikan zat racun dalam usus

     E.  mengendapkan zat racun dalam usus

 4.  Beberapa contoh penerapan sifat koloid sebagai berikut:

      1)  sorot lampu pada cuaca berkabut

      2)  identifikasi jenazah dengan tes DNA

      3)  pembuatan lateks dari getah karet

      4)  pewarnaan serat wol

      5)  proses cuci darah

      Contoh penerapan sifat koloid elektroforesis dan adsorpsi secara berurutan ditunjukkan oleh nomor….

      A.  1 dan 2

      B.  1 dan 3

      C.  2 dan 4

      D.  3 dan 5

      E.  4 dan 5

5.  Pasangan data antara jenis koloid dan contohnya yang tepat adalah…

 

Jenis Koloid

Contoh

A

Emulsi cair

santan

B

Buih

Kabut

C

Sol

Kaca berwarna

D

Aerosol cair

Asap

E

Buih padat

Buih sabun

 

6.  Untuk mebedakan koloid, larutan sejati, dan suspensi dilakukan  beberapa percobaan. Data hasil percobaan tersebut disajikan dalam tabel berikut:

Campuran pada tabung

Hasil pengamatan

A

Jernih, tidak dapat disaring menggunakan
kertas saring

B

Keruh, tidak dapat disaring menggunakan
kertas saring

     Berdasarkan data percobaan dapat diduga bahwa….

     A.  campuran pada tabung A berupa air gula, sedangkan pada tabung B berupa air tepung

     B.  campuran pada tabung A berupa susu, sedangkan pada tabung B berupa air tepung

     C.  campuran pada tabung A berupa susu, sedangkan pada tabung B berupa air gula

     D.  campuran pada tabung A berupa air tepung, sedangkan pada tabung B berupa air gula

     E.  campuran pada tabung A berupa air gula, sedangkan pada tabung B berupa susu

  7.  Seorang siswa melakukan percobaan mengenai sifat-sifat koloid  menggunakan tiga buah campuran. Data yang diperoleh dalam tabel berikut:

Perlakuan

Campuran

X

Y

Z

Keadaan awal

Keruh

keruh

Jernih

Disaring menggunakan kertas saring

Filtrat jernih

Filtrat keruh

Filtrat jernih

Disinari menggunakan lasser

Tidak terjadi hamburan cahaya

Terjadi hamburan cahaya

Tidak terjadi hamburan cahaya

      Berdasarkan hasil percobaan tersebut, dapat diduga bahwa…. 

 

X

Y

Z

A

Air kopi

Santan

Air garam

B

Air garam

Santan

Air kopi

C

Santan

Air kopi

Air garam

D

Santan

Air garam

Air kopi

E

Air kopi

Air garam

Santan

 

 

8.   Beberapa contoh penerapan sifat-sifat koloid sebagai berikut:

       1)  pemisahan ion-ion sianida pda tepung tapioka

       2)  sinar matahari melalui celah-celah dedaunan

       3)  pembentukan delta di muara sungai

       4)  penambahan gelatin pada es krim

       5)  pemutihan gula tebu

       Contoh penerapan sifat dialisis dan koagulasi secara berurutan

       ditunjukkan oleh nomor….

       A.  1 dan 2

       B.  1 dan 3

       C.  2 dan 4

       D.  3 dan 5

       E.  4 dan 5

  9.  Hubungan antara contoh koloid dengan jenisnya dalam tabel berikut

       yang tepat adalah….

 

Contoh koloid

Jenis koloid

A

Mutiara

Emulsi padat

B

Mayones

Aerosol padat

C

Es krim

Sol

D

Tinta

Aerosol cair

E

Paduan logam

Busa padat

   

10.  Disajikan data proses pembuatan koloid dan contohnya berikut:

No

Proses pembuatan koloid

Contoh

1

Dispersi

Pembuatan Al(OH)3 dari larutan aluminium klorida
dan endapan Al(OH)3

2

Kondensasi

Pembuatan sol belerang dari hidrogen sulfida dan gas belerang

3

Dispersi

Pembuatan sol Fe(OH)3 dari larutan besi (III) klorida dan air mendidih

4

kondensasi

Pembuatan tinta printer dari karbon

    Pasangan data yang berhubungan dengan tepat adalah….

    A.  1 dan 2

    B.  1 dan 3

    C.  2 dan 3

    D.  2 dan 4

    E.  3 dan 4

  11.  Pada pembuatan sol damar, mula-mula damar dilarutkan dalam

         alkohol hingga diperoleh larutan jenuhnya. Larutan jenuh tersebut

         selanjutnya ditambah air hingga diperoleh sol damar.

         Pembuatan koloid tersebut menggunakan cara….

         A.  reaksi redoks

         B.  reaksi hidrolisis

         C.  pengembunan uap

         D.  penggantian pelarut

         E.  reaksi pengendapan

   12.  Gerak Brown disebabkan oleh….

          A.  partikel-partikel koloid yang saling bertumbukan

          B.  halus dan ringannya partikel koloid

          C.  gaya gravitasi bumi

          D.  muatan partikel koloid

          E.  gelombang sinar yang terkena partikel koloid

   13.  Suatu cara untuk memisahkan koloid yang bermuatan

          adalah dengan cara…

          A.  dialisis

          B.  efek tyndal

          C.  elektroforesis

          D.  elektrolisis

          E.  peptisasi

    14.  Di antara zat-zat di bawah ini, yang tidak dapat membentuk koloid

           liofil jika didispersikan ke dalam air adalah….

           A.  kanji

           B.  belerang

           C.  gelatin

           D.  sabun

           E.  agar-agar

    15.  Jika minyak kelapa dicampurkan dengan air, akan terjadi dua lapisan

           yang tidak saling melarut. Suatu emulsi akan terjadi jika campuran

           ini dikocok dan ditambahkan dengan….

           A.  air panas

           B.  air es

           C.  air sabun

           D.  minyak tanah

           E.  larutan asam

     16.  Berikut yang merupakan koloid hidrofob adalah…

            A.  amilum dalam air

            B.  protein dalam air

            C.  karbon dalam air

            D.  lemak dalam air

            E.  agar-agar dalam air

    17.  Prinsip kerja alat Cotrel adalah dengan cara….

           A.  elektroforesis

           B.  dialisis

           C.  adsorpsi

           D.  efek tyndall

           E.  elektrolisis

    18.  Diantara sifat-sifat koloid berikut:

           1)  mengadsorpsi mediumnya

           2)  hanya stabil pada konsentrasi rendah

           3)  efek tyndall lebih jelas

           4)  tidak mudah menggumpal dengan penambahan elektrolit

           5)  kekentalan hampir sama dengan mediumnya

           Yang merupakan sifat sol hidrofil adalah….

           A.  1 dan 2

           B.  2 dan 3

           C.  1 dan 4

           D.  3 dan 4

           E.  4 dan 5

    19.  Pembuatan koloid dengan menggunakan reaksi redoks adalah….

           A.  larutan AgNO3 dicampur dengan HCl

           B.  larutan As2O3 dicampur dengan larutan H2S jenuh

           C.  larutan FeCl3 jenuh diteteskan ke dalam air mendidih

           D.  larutan Ca(CH3COO)2 jenuh dicampur dengan etanol

           E.  gas H2S dialirkan ke dalam larutan SO2

     20.  Dari sifat-sifat koloid berikut:

            1)  efek Tyndall

            2)  gerak Brown

            3)  koagulasi

            4)  elektroforesis

            5)  adsorpsi

           Pasangan sifat yang dipakai dalam pengolahan air bersih adalah….

           A.  1 dan 2

           B.  2 dan 3

           C.  3 dan 4

           D.  3 dan 5

           E.  4 dan 5

    21.  Diantara campuran berikut:

           1)  NaCl + air

           2)  tepung terigu + air dipanaskan

           3)  sabun + air

           4)  gula + air

           Yang menghasilkan sistem koloid adalah….

           A.  1, 2, dan 3

           B.  1, 3, dan 4

           C.  1, 2, dan 4

           D.  2 dan 3

           E.  2 dan 4

     22.  Pada molekul sabun, bagian kepala disebut bagian… dan bersifat….

            A.  polar, hidrofob

            B.  polar, hidrofil

            C.  nonpolar, hidrofob

            D.  nonpolar, hidrofil

            E.  nonpolar, liofil

    23.  Pada pembuatan saus salad, agar campuran minyak dan cuka dapat

           bercampur dengan baik, maka ditambahkan….

           A.  zat pengemulsi

           B.  zat pewarna

           C.  gula

           D.  zat pengawet

           E.  garam

    24.  Berikut adalah cara pembuatan koloid secara peptisasi, kecuali….

           A.  sol Al(OH)3, penambahan AlCl3 ke dalam endapan Al(OH)3 yang terdapat dalam air

           B.  sol AgI, pencampuran larutan AgNO3 dengan larutan KI berlebih dan dilakukan pencucian terhadap endapan yang terjadi

           C.  sol S, endapan CdS atau NiS yang dialirkan gas H2S

           D.  sol As2S3, mengalirkan gas H2S ke dalam larutan encer H3AsO3

           E.  sol Al(OH)3, penambahan HCl ke dalam endapan Al(OH)3 yang terdapat dalam air

    25. Berikut ini merupakan sifat koloid ….

          A.  partikelnya terus bergerak

          B.  dapat mengadsorpsi ion

          C.  menghamburkan cahaya

          D.  dapat bermuatan listrik

          E.  semua benar

   26.  Larutan koloid dimurnikan dengan cara ….

          A.  kristalisasi

          B.  ultramikroskop

          C.  dialisis

          D.  destilasi

          E.  penguapan

   27.  Buih dalam sistem dispersi terjadi pada keadaan….

          A.  zat padat terdispersi dalam zat cair

          B.  zat cair terdispersi dalam gas

          C.  gas terdispersi dalam zat cair

          D.  gas terdispersi dalam zat padat

          E.  zat cair terdispersi dalam zat cair

    28.  Penghamburan berkas sinar oleh sistem koloid disebut….

           A.  gerak Brown

           B.  efek Tyndall

           C.  koagulasi

           D. elektroforesis

           E. osmosis

    29.  Proses dialisis terjadi karena ….

           A.  partikel koloid tidak dapat menembus selaput semipermeabel

           B.  partikel koloid dapat bermuatan listrik

           C.  partikel-partikel koloid bergerak lurus

           D.  adanya aliran air melalui dinding semipermeabel

           E.  muatan listrik tidak dapat menembus dinding semipermeabel

    30.  Di antara zat berikut yang bukan merupakan sistem koloid adalah….

           A.  mentega

           B.  kaca warna

           C.  air gula

           D.  santan

           E.  perunggu

     31.  Jika bubuk agar-agar diberi air lalu dimasak, maka setelah dingin akan terjadi sistem koloid yang berdasarkan jenis wujud zat terdispersi dan pendispersinya dapat digolongkan sebagai….

            A.  gel

            B.  emulsi padat

            C.  sol

            D.  hidrosol

            E.  suspensi

     32.  Dibandingkan terhadap sol liofil maka sol liofob….

            A.  mempunyai muatan yang kecil atau tidak bermuatan

            B.  dapat bermigrasi ke anode, katode, atau tidak bermigrasi sama sekali

            C.  memberi efek Tyndall yang kurang jelas

            D.  lebih mudah dikoagulasikan

            E.  bersifat reversible

     33.  Contoh emulsi padat adalah….

            A.  asap dari knalpot bis

            B.  keju dan mutiara

            C.  debu

            D.  tinta dan cat

            E.  karbon aktif atau norit

     34.  Pembuatan sol perak dari reaksi Ag+ dan Fe2+ menjadi Ag dan Fe3+ merupakan cara pembuatan sistem koloid….

            A.  dispersi

            B.  dispersi, kimia

            C.  kondensasi, hidrolisis

            D.  kondensasi, redoks

            E.  kondensasi, penggantian pelarut

     35.  Koloid di bawah ini yang tidak dapat dibuat dengan cara kondensasi adalah…..

            A.  sol belerang

            B.  sol AgCl

            C.  sol Fe(OH)3

            D.  sol aluminium

            E.  sol emas

     36.  Cat dan tinta dapat bertahan lama karena mengaplikasikan sifat koloid, yaitu….

            A.  koloid pelindung

            B.  koloid liofil

            C.  koloid liofob

            D.  koagulan

            E.  dialisator

     37.  Pada proses penjernihan air, fungsi penambahan kaporit adalah untuk….

            A.  proses elektroforesis

            B.  menggumpalkan dan mengendapkan partikel koloid

            C.  sebagai agen dialisator

            D.  desinfektan

            E.  sebagai koloid pelindung

   38.  Pada proses penjernihan air, fungsi penambahan tawas adalah untuk….

          A.  proses elektroforesis

          B.  menggumpalkan dan mengendapkan partikel koloid

          C.  sebagai agen dialisator

          D.  desinfektan

          E.  sebagai koloid pelindung

    39.  Koloid yang ditambahkan pada koloid lain sehingga dihasilkan koloid yang lebih stabil disebut….

           A.  koagulan

           B.  dialisator

           C.  koloid liofil

           D.  koloid liofob

           E.  koloid pelindung

   40.  Zat-zat pengemulsi seperti sabun dan deterjen termasuk….

          A.  koagulan

          B.  dialisator

          C.  koloid liofil

          D.  koloid liofob

          E.  koloid pelindung

   41.  Pengolahan air bersih memamfaatkan sifat koloid yaitu….

          A.  adsorpsi – dialisis

          B.  dialisis – koaguasi

          C.  adsorpsi – koagulasi

          D.  dialisis – elektroforesis

          E.  koagulasi – elekroforesis

    42.  Berbagai masalah lingkungan terkait koloid salah satunya adalah…

          A.  pencemaran udara

          B.  asap

          C.  perusahaan air minum

          D.  asbut

          E.  pembentukan delta sungai

   43.  Sifat koagulasi terdapat dalam….

          A.  warna langit yang berwarna pada senja hari

          B.  proses cuci darah pasien gagal ginjal

          C.  menghilangkan bau badan dengan deodorant

          D.  pembuatan tahu dari air kedelai

          E.  penyembuhan sakit perut dengan norit

   44.  Berikut ini yang berfungsi sebagai koloid pelindung adalah….

          A.  batu tahu pada pembuatan tahu

          B.  asam format pada pengolahan lateks

          C.  air sabun pada pencampuran minyak dan air

          D.  air panas pada pembuatan sol Fe(OH)3

          E.  alkohol pada pembuatan gel dari larutan jenuh kalsium asetat

    45.  Fase terdispersi dan medium pendispersi dari batu apung yaitu….

          A.  cair dalam gas

          B.  padat dalam padat

          C.  padat dalam gas

          D.  gas dalam padat

          E.  gas dalam cair

   46.  Pembutan koloid dengan cara penambahan zat pemecah disebut….

          A.  mekanik

          B.  reaksi redoks

          C.  peptisasi

          D.  busur bredig

          E.  elektrodialisis

   47.  Cara penghilangan muatan listrik pada partikel koloid, kecuali….

          A.  menggunakan prinsip elektroforesis

          B.  penambahan koloid lain dengan muatan berlawanan

          C.  penambahan elektrolit

          D.  penggantian pelarut

          E.  pendidihan

   48.  Kestabilan emulsi cair dapat rusak ( mengalami demulsifikasi)

          disebabkan oleh, kecuali….

          A.  pemanasan

          B.  penjernihan

          C.  pendinginan

          D.  sentrifugasi

          E.  penamban elektrolit

    49.  Di bawah ini merupakan sifat gel, kecuali….

           A.  gel elastis yang terhidrasi dapat diubah kembali menjadi gel elastis dengan menambahkan zat cair

           B.  gel elastis yang terhidrasi sebagian akan menyerap air apabila dicelupkan ke dalam zat cair

           C.  gel elastis yang terhidrasi sebagian tidak dapat menyerap air apabila dicelupkan ke dalam zat cair

          D.   gel anorganik akan mengerut jika dibiarkan dan diikuti dengan penetesan pelarut

          E.  gel dapat diubah kembali menjadi sol cair apabila diberi agitasi ( diaduk)

   50.  Pengendap Cottrell yang digunakan untuk mengurangi polusi udara di pabrik-pabrik menggunakan prinsip….

         A.  kondensasi

         B.  elektroforesis

         C.  elektrolisis

         D.  dialisis

         E.  adsorpsi

 


No comments:

Post a Comment