Halaman

Sunday, July 5, 2020

REAKSI OKSIDASI REDUKSI

Untuk mengetahui bagaimana cara menentukan suatu senyawa mengalami oksidasi atau reduksi pada persamaan reaksi dan juga cara menentukan bilangan oksidasi suatu unsur, silahkan kunjungi video berikut ini:





1.      Berikut ini diberikan lima persamaan reaksi oksidasi atau reduksi yang belum setara.

1)      MnO4- → Mn2+

2)      C2O42- → CO2

3)      Mg2+ + 2e- → Mg

4)      C2H4 → C2H6

5)      FeO → Fe2O3

Kelompok persamaan reaksi yang merupakan proses reduksi ditunjukkan oleh ....

A.       1, 2, dan 3

B.       1, 3, dan 4

C.       2, 3, dan 4

D.       2, 3, dan 5

E.        2, 4, dan 5

2.      Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut!

MnO4-(aq) + SO32-(aq) → Mn2+(aq) + SO42-(aq)

Bilangan oksidasi dari zat yang bertindak sebagai reduktor dan zat hasil oksidasi berturut-turut adalah....

A.       +8 dan MnO4-

B.       +7 dan SO32-

C.       +6 dan Mn2+

D.       +5 dan SO32-

E.       +4 dan SO42-

3.      Beberapa senyawa yang mengandung unsur klor antara lain:

1)   Natrium klorit

2)   Natrium klorat

3)   Natrium perklorat

Bilangan oksidasi Cl pada ketiga senyawa secara berurutan adalah ....

A.       +7, +5, +3 sss

B.       +5, +7, +3

C.       +5, +7, +7

D.       +7, +3, +5

E.       +3, +5, +7

4.      Persamaan reaksi autoredoks dari logam tembaga (I) oksida dengan larutan asam klorida sebagai berikut: Cu2O + 2 HCl → Cu + CuCl2 + H2O

Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah ....

A.       Cu, perubahan +1 menjadi 0 dan +2

B.       Cu, perubahan +1 menjadi +1 dan +2

C.       Cu, perubahan -2 menjadi 0 dan +2

D.       Cl, perubahan -2 menjadi 0 dan +2

E.        Cl, perubahan +2 menjadi +1 dan +2 

5.      Pada reaksi:

3Cl2 (g) + 6 KOH (aq) → 5 KCl(aq) + KClO3 (aq) + 3H2O(l)

Zat yang mengalami reaksi autoredoks berikut perubahan bilangan oksidasinya adalah....

A.    klorin dari 1 menjadi 0 dan +1

B.    klorin dari 0 menjadi 0 dan -1

C.    klorin dari 0 menjadi -1 dan +5

D.    natrium dari +1 menjadi 0 dan -1

E.     natrium dari +1 menjadi -1 dan +2

6.      Diketahui reaksi: 2Na2S2O3 (aq) + 4HCl (aq) → 2S (s) + 2SO2 (g) + 2 H2O (l) + 4NaCl (aq)

Pada reaksi tersebut zat yang mengalami autoredoks berikut perubahan bilangan oksidasinya yang tepat adalah ....

A.       S; +1 menjadi 0 dan +4

B.       S; +2 menjadi 0 dan +4

C.       S; +3 menjadi 0 dan +4

D.       Cl; +2 menjadi +2 dan +4

E.        Cl; +1 menjadi 0 dan +2

7.      Perhatikan persamaan reaksi berikut!

1)        CO2 → CO32-

2)        Cr3+ → CrO42-

3)        F2 + 2e- → 2F-

4)        S4O62- + 2e-  → 2S2O32-

Reaksi yang tergolong reaksi reduksi adalah nomor ....

A.       1 dan 2

B.       1 dan 3

C.       2 dan 3

D.       2 dan 4

E.       3 dan 4

8.      Salah satu proses pembuatan fosfor dapat dilakukan melalui reaksi:

aCa3(PO4)2 + bSiO2 + C → cCaSiO3 + P4 + dCO

Zat yang bertindak sebagai reduktor adalah….

A.       Ca3(PO4)2

B.       SiO2

C.       C

D.       CaSiO3

E.        CO

9.      Proses pembuatan gas amoniak (NH3) dengan persamaan reaksi:

8 Al + 3 NaNO3 + 5 NaOH + 2 H2O → 8 NaAlO2 + 3 NH3

Zat yang bertindak sebagai oksidator adalah....

A.    Al

B.     NaNO3

C.     NaOH

D.    NaAlO2

E.     NH3

 

 


No comments:

Post a Comment