Halaman

Tuesday, July 7, 2020

TATA NAMA SENYAWA

1.       Tata Nama Senyawa Anorganik

a.       Senyawa kovalen biner

Senyawa biner adalah senyawa yang hanya terdiri dari dua jenis unsur, misalnya karbon dioksida (CO2), ammonia (NH3), dan air (H2O).

1)      Rumus Senyawa

Unsur yang terdapat lebih dahulu dalam urutan berikut, ditulis di depan.

B – Si – C – Sb – As – P – N – H – S – I – Br – Cl – O – F

Contoh : dalam penulisan rumus kimia air ditulis H2O bukan OH2 dan NH3 bukan H3N.

2)      Nama senyawa

Nama senyawa biner adalah rangkaian nama kedua jenis unsur dengan akhiran ida pada nama unsur yang kedua.

Contoh :

HCl = hidrogen klorida

H2S = hidrogen sulfida

Jika pasangan unsur yang bersenyawa membentuk lebih dari sejenis senyawa, maka senyawa-senyawanya itu dibedakan dengan menyebutkan angka indeksnya dalam bahasa Yunani. Indeks satu tidak perlu disebutkan kecuali untuk karbon monoksida.


1 = mono

2 = di

3 = tri

4 = tetra

5 = penta

6 = heksa

7 = hepta

8 = okta

9 = nona

10 = deka


Contoh :

N2O = dinitrogen oksida

NO = nitrogen oksida

N2O3  = dinitrogen trioksida

CS2  = karbon disulfida

N2O5 = dinitrogen pentaoksida

b.      Tata Nama Senyawa Ion

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion tunggal atau suatu anion poliatom. Berikut daftar kation dan anion penting :

Beberapa jenis kation

No

Rumus

Nama ion

No

Rumus

Nama ion

1

Na+

Natrium

13

Pb2+

Timbal (II)

2

K+

Kalium

14

Pb4+

Timbal (IV)

3

Mg2+

Magnesium

15

Fe2+

Besi (II)

4

Ca2+

Kalsium

16

Fe3+

Besi (III)

5

Ba2+

Barium

17

Hg+

Raksa (I)

6

Al3+

Aluminium

18

Hg2+

Raksa (II)

7

Zn2+

Zink

19

Cu+

Tembaga (I)

8

Ni2+

Nikel

20

Cu2+

Tembaga (II)

9

Ag+

Perak

21

Au+

Emas (I)

10

Sn2+

Timah (II)

22

Au3+

Emas (III)

11

Sn4+

Timah (IV)

23

Pt4+

Platina (IV)

12

Sr2+

Stronsium

24

NH4+

Ammonium

 


Beberapa jenis anion

No

Rumus

Nama ion

No

Rumus

Nama ion

1

OH-

Hidroksida

16

SO42-

Sulfat

2

O2-

Oksida

17

PO43-

Fosfit

3

F-

Fluorida

18

PO33-

Fosfat

4

Cl-

Klorida

19

AsO33-

Arsenit

5

Br-

Bromida

20

AsO43-

Arsenat

6

I-

Iodida

21

SbO33-

Antimonit

7

CN-

Sianida

22

SbO43-

Antimonat

8

S2-

Sulfida

23

ClO-

Hipoklorit

9

CO32-

Karbonat

24

ClO2-

Klorit

10

SiO32-

Silikat

25

ClO3-

Klorat

11

C2O42-

Oksalat

26

ClO4-

Perklorat

12

CH3COO-

Asetat

27

MnO4-

Permanganat

13

NO2-

Nitrit

28

MnO42-

Manganat

14

NO3-

Nitrat

29

CrO42-

Kromat

15

SO32-

Sulfit

30

Cr2O72-

Dikromat

 

Jika unsur logam mempunyai lebih dari sejenis bilangan oksida, senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasi yang ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi dibelakang nama unsur logat tersebut.

Contoh :

FeCl2 : besi (II) klorida

FeCl3 : besi (III) klorida

Fe2S3 : besi (III)sulfida

SnO : timah (II) oksida

SnO2 : timah (IV) oksida

 

Menurut cara lama, senyawa dari unsur logam yang mempunyai dua jenis muatan dibedakan dengan memberi akhiran o untuk muatan lebih rendah, dan akhiran i untuk muatan lebih tinggi.

Contoh :

FeCl2 : fero klorida

FeCl3 : feri klorida

 

c.       Tata Nama Asam

Asam adalah senyawa hidrogen yang di dalam air mempunyai rasa asam. Berikut ini beberapa asam yang terdapat dalam laboratorium dan kehidupan sehari-hari:

HCl                         : Asam klorida (dalam lambung)

H2SO4                    : Asam sulfat (dalam aki)

HNO3                               : Asam nitrat

H3PO4                              : Asam fosfat

CH3COOH            : Asam asetat (asam cuka)

HCN                       : Asam sianida

HF                           : Asam fluorida

 

d.      Tata Nama Basa

Basa adalah senyawa ion dari suatu logam dengan ion hidroksida (OH-). Tata nama basa sama dengan tata nama senyawa ion.

Contoh :

NaOH                    : natrium hidroksida (soda kaustik)

Ca(OH)2                : kalsium hidroksida (kapur sirih )

Al(OH)3                 : aluminium hidroksida (dalam obat maag)

Fe(OH)2                     : besi (II) hidroksida

 

2.       Tata Nama Senyawa Organik

Senyawa organik adalah senyawa-senyawa karbon dengan sifat-sifat tertentu. Senyawa organik mempunyai tata nama khusus.

Contoh :

CH4                 : gas metana (LPG)

CO(NH2)2     : urea

CH3COOH    : Asam asetat

C6H12O6        : glukosa (gula darah)

C12H22O11     : sukrosa (gula tebu)

CHCl3             : kloroform

CHI3               : iodoform

HCHO            : formaldehid (suatu bahan pembius)

CH3CH2OH: alkohol

CH3COCH3: aseton (pembersih kuteks)

 

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut untuk menentukan nama suatu senyawa, silahkan lihat video berikut ini:

Tata Nama Senyawa Ion:


Tata Nama Senyawa Kovalen


Tata Nama Senyawa Asam-Basa, Organik



1.      Reaksi kimia berlangsung sesuai persamaan reaksi berikut :


2KMnO4 + 16HCl   →  2KCl + 2MnCl2 + 8H2O  + 5Cl2

Pasangan antara rumus kimia, nama senyawa, dan penggolongan senyawa komponen-komponen dalam reaksi tersebut yang tepat adalah . . . .

 

Rumus Senyawa

Nama Senyawa

Penggolongan Senyawa

A

KMnO4

Kalium manganat

Senyawa biner logam-logam

B

HCl

Asam klorida

Senyawa biner nonlogam-nonlogam

C

KCl

Kalium klorida

Senyawa biner logam-logam

D

MnCl2

Mangan (I) klorida

Senyawa poliatom

E

Cl2

Klorida

Senyawa poliatom


2.      Sebuah senyawa dibuat dengan mereaksikan kalsium dengan gas nitrogen sesuai persamaan reaksi:



Ca + N2         →       Ca3N2

Nama yang tepat dari senyawa tersebut . . . .

A.    Trikalsium dinitrida

B.     Kalsium dinitrida

C.    Kalsium nitrida

D.    Kalsium nitrat

E.     Kalsium nitrit 

3.      Elektrode kalomel sering digunakan pembanding dalam pengujian menggunakan prinsip elektrokimia. Elektrode kalomel terdiri atas logam Hg yang dilapisi pasta Hg, kalomel (Hg2Cl2), dan KCl. Nama ilmiah dari Hg2Cl2 dan KCl berturut-turut adalah . . . .

A.    Raksa klorida dan kalium klorida

B.     Raksa klorida dan kalsium klorida

C.    Raksa (I) dan kalium klorida

D.    Raksa (II) klorida dan kalium klorida

E.     Raksa (II) klorida dan kalsium klorida 

4.      Perhatikan tabel berikut!

 

Penyusun Senyawa

Rumus Senyawa

Nama Senyawa

Anion

Kation

1

Mg2+

SO42-

MgSO4

Magnesium sulfat

2

Al3+

NO3-

Al(NO3)3

Aluminium nitrit

3

Cu2+

CO32-

CuCO3

Tembaga (II) karbonat

4

Na+

OCl-

NaOCl

Natrium klorat

Berdasarkan tabel tersebut, pasangan data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh angka . . . .

A.    1 dan 2

B.     1 dan 3

C.     2 dan 3

D.    2 dan 4

E.     3 dan 4 

5.      Reaksi antara padatan kalsium fluorida dengan larutan asam sulfat menghasilkan gas asam fluorida dan larutan kalsium sulfat, persamaan reaksi yang tepat untuk reaksi tersebut adalah . . . .

A.    CaF + H2SO4       →         HF  + CaSO4

B.     CaF2 + H2SO3      →        H2F + Ca2SO4

C.     CaF + H2SO4        →        HF  + CaSO4

D.    CaF + H2SO3         →       H2F + CaSO4

E.     CaF2 + H2SO4      →        HF + CaSO4 

6.      Perhatikan data berikut!

No

Rumus Kimia

Nama Senyawa

1

PCl3

Fosfor klorida

2

Hg2Cl2

Merkuri (II) klorida

3

Na2SO4

Natrium sulfat

4

Fe(CN)3

Besi (III) sianida

5

MnO2

Mangan (II) oksida

Berdasarkan data tersebut, pasangan data yang berhubungan dengantepat ditunjukkan oleh angka . . .

A.    1 dan 2

B.     1 dan 3

C.     2 dan 5

D.    3 dan 4

E.     4 dan 5 

7.      Berikut beberapa rumus senyawa kimia

1)        Fe(OH)3

2)        Cr2O3

3)        N2O5

4)        Na2S2O3

5)        MgBr

Pernyataan yang tepat mengenai senyawa-senyawa tersebut adalah . . . .

A.    Na2S2O3 mempunyai nama natrium (II) tiosulfat

B.     MgBr tersusun dari kation logam dengan anion logam

C.     Fe(OH)3 adalah senyawa poliatom dengan nama besi (III) hidroksida

D.    Cr2O3 tersusun atas unsur logam yang mempunyai bilangan oksida +3

E.     N2O5 termasuk senyawa biner yang tersusun atas unsur logam dengan nonlogam 

8.      Serbuk tembaga (II) oksida larut dalam asam klorida membentuk tembaga (II) klorida dan air. Persamaan reaksi setara dan lengkap dari reaksi tersebut adalah . . . .

A.      Cu2O (s) + HCl (aq) → Cu2Cl (aq) + H2O (l)

B.       Cu2O (s) + 2HCl (aq) → 2CuCl (aq) + H2O (l)

C.       CuO (s) + HCl (aq) → CuCl (aq) + H2O (l)

D.      CuO (s) + 2HCl (aq) → CuCl2 (aq) + H2O (l)

E.       Cu2O (s) + 4 HCl (aq) → 2CuCl2 (aq) + 4 H2O (l) 

9.      Pada pembakaran bensin (C8H18) persamaan reaksinya adalah:

2C8H18 (l) + 25 O2(g) 16 CO2(g) +18 H2O(g)

Pernyataan yang benar tentang persamaan reraksi tersebut adalah ....

A.       2 molekul C8H18 tepat bereaksi dengan 25 molekul gas oksigen

B.       tidak semua atom H pada C8H18 membentuk H2O

C.       Pembakaran 2 gram C8H18 menghasilkan 16 gram CO2

D.       Jumlah atom O pada reaktan 50 dan jumlah atom O pada produk 32

E.                E.       Reaksi pembakaran sempurna bensin menghasilkan CO2, H2O dan CO

10.  Pemutih pakaian NaClO dapat diproduksi melalui reaksi basa kuat seperti NaOH dengan gas klorin. Reaksi tersebut juga menghasilkan garam klorida dan air. Persamaan reaksi setara yang tepat untuk menyatakan reaksi tersebut adalah . . . .

A.      6 NaOH(aq) + 2Cl2 (g) → NaCl (aq) + Na(aq) + 3H2O(l)

B.       NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl(aq) + NaClO3(aq) + H2O(l)

C.       NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl(aq) + NaClO3(aq) + H2O(l)

D.      2 NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl (aq) + NaClO(aq) + H2O(l)

E.       2 NaOH(aq) + Cl2(g) → NaCl (aq) + NaCl(aq) + H2O(l)

11.  Seorang siswa mengamati proses terjadinya reaksi aluminium dengan uap air panas membentuk aluminium oksida dan gas hidrogen. Persamaan rekasi yang terjadi adalah . . . .

A.      2Al(s) + H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)

B.       2Al (s) + 3 H2O (g) → Al2O3 (s) + 3H2 (g)

C.       2Al(s) + 2 H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)

D.      Al(s) + H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)

E.       Al(s) + 2 H2O (g) → Al2O3 (s) + H2 (g)

12.  Pada pemanasan raksa (II) oksida terbentuk raksa dan gas oksigen. Persamaan reaksi setaranya adalah . . . .


      A.  Hg2O(s) + O2(g) → Hg (l)+ O3(g)

      B.  2Hg2O(s) + O2(g) → 4 Hg (l) + 2 O2(g)

      C.  HgO(s) + O2(g) → Hg (l) + O3(g)

      D.  2HgO(s) → 2Hg(l) + O2(g)

      E.  HgO(s) → Hg(l)+ O(g)


13.  Sidik jari dapat digunakan sebagai salah satu tanda pengenal seseorang. Sidik jari dapat diidentifikasi dengan cara mengoleskan larutan perak nitrat dengan larutan natrium klorida sehingga terbentuk endapan perak klorida berwarna putih. Ketika terkena cahaya endapan putih perak klorida akan berubah menjadi hitam. Persamaan reaksi setara untuk mengidentifikasi sidik jari adalah . . . A  AgNO3(aq) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaNO3(aq)

      B.  AgOH(aq) + HCl (aq) → AgCl (s) + H2O (l)

      C.  AgNO3(aq) + HCl (aq) → AgCl (s) + HNO3(aq)

      D.  AgCl(s) + NaCl (aq) → AgCl (s) + NaCl (aq)

      E.   AgCl (s) + HCl (aq) → AgCl (s)

 

14.  Dewasa ini banyak yang menggunakan bahan bangunan yang terbuat dari logam aluminium, seperti kusen pintu, kusen kaca, penyangga atap dan lain-lain. Awalnya bahan bangunan tersebut mengkilat, lambat laun akan menjadi kusam. Reaksi yang tepat dari kejadian tersebut adalah . . . .

A.      2Al (s) + 3H2 (g) → 2AlH3 (s)

B.       2Al (s) + 3Cl2 (g) → 2AlCl3 (s)

C.      3Al (s) + O2 (g) → Al3O2 (s)

D.      4Al (s) + O2 (g) → 2Al2O (s)

E.       4Al(s) + 3O2(g) →2Al2O3(s)

 

15.  Suatu gas dapat diperoleh dengan cara mereaksikan padatan karbid dengan air. Sesuai dengan persamaan reaksi berikut:

CaC2 (s) + 2 H2O (1) → C2H2 (g) + Ca(OH)2 (aq)

Nama senyawa pereaksi dan hasil reaksi yang diperoleh adalah. . . .

A.      Kalsium (II) karbida dan etana

B.       Kalsium dikarbida dan etana

C.       Kalsium karbida dan etana

D.      Kalsium karbida dan etuna

E.       Kalsium dikarbida dan etuna

 

16.  Senyawa kalium nitrat merupakan bahan baku pembuatan mesiu dan asam nitrat. Senyawa tersebut dapat dibuat dengan mereaksikan dinitrogen pentaoksida dengan kalium hidroksida. Persamaan reaksi setara yang tepat untuk pembuatan senyawa itu adalah. . . .

A.      2 NO + 2 KOH → 2 KNO3 + H2O

B.       N2O5 + Ca(OH)2 → CaNO3+ H2O

C.       N2O5+ Ca(OH)2 → Ca(NO3)2 + H2O

D.      N2O5+ KOH → KNO3 + H2O

E.       N2O5 + 2 KOH → 2 KNO3+ H2O


17.  Balon hidrogen dapat terbang di angkasa, karena diisi dengan gas hidrogen yang kerapatannya (massa jenisnya) lebih kecil dan massa jenis udara. Gas hidrogen yang diisikan pada balon tersebut dapat diperoleh dan reaksi antara logam aluminium cengan larutan asam sulfat encer, menghasilkan aluminium sulfat dan gas hidrogen. Persmaan reaksi setara yang menggambarkan proses produksi gas hidrogen adalah. . . .

A.      Al(s) + H2SO4(aq) → AlSO4(aq) + H2(g)

B.       Al(s) + H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + H2(g)

C.      2Al(s) + 3H2SO4(aq) → Al2(SO4)3(aq) + 3H2(g)

D.      2Al(s) + 3H2SO4(aq) → Al3(SO4)2(aq) + 3H2(g)

E.       3Al(s) + 2H2SO4(aq) → Al3(SO4)2(aq) + 2H2(g)


18.  Pengelasan rel kereta api dilakukan dengan proses termit, yaitu reaksi antara alumunium dengan besi (III) oksida menghasilkan besi dalam bentuk cair dan alumunium oksida. Persamaan reaksi lengkapnya adalah. . . .

A.      2 Al + Fe2O3  → Al2O3  + 2 Fe

B.       Al + Fe2O3 → Al2O3  +  Fe

C.       4Al+ 3Fe3O4 → 2Al2O +  3Fe

D.      2Al + 3FeO→ Al2O3  +  3Fe

E.       Al + FeO→ AlO  +  Fe


19.  Reaksi pembakaran gas asetilena ternyata menghasilkan energi panas yang sangat besar, sehingga dapat melelehkan logam. Reaksi ini banyak dimanfaatkan dalam proses pengelasan dan pemotongan logam. Reaksi pembakaran gas asetilena yang benar adalah. . . .

A.      2 CO2(g) + H2O(g) → C2H2(g) + 2 O2(g)

B.       C2H2(g) + 2 O2(g) → 2 CO2(g) + H2O(g)

C.       4 CO2(g) + 2 H2O(g) → 2 C2H2(g) + 5 O2(g)

D.      2 C2H2(g) + 5 O2(g) → 4CO2(g) + 2 H2O(g)

E.       CO2(g) + H2O(g) → C2H2(g) + O2(g)

 

20.  Perhatikan data berikut!

No

Kation

Anion

Rumus Kimia

Nama Senyawa

1

Na+

NO3-

Na3NO

Natrium nitrat

2

K+

SO42-

K2SO4

Kalisum sulfat

3

Mg2+

PO43-

Mg2(PO4)3

Magnesium fosfat

4

Al3+

CO32-

Al2(CO3)3

Aluminium karbonat

     Berdasarkan data tersebut, pasangan data yang berhubungan secara tepat adalah. . . .

A.      1 dan 2

B.       1 dan 3

C.       2 dan 3

D.      2 dan 4

E.       3 dan 4 

21.  Tabel berikut menyatakan tentang rumus senyawa dan namanya:

No

Rumus Senyawa

Nama Senyawa

1

SO3

Belerang trioksida

2

Na2O

Dinatrium oksida

3

FeO

Besi (II) oksida

4

MgO

Magnesium (II) oksida

5

PCl5

Fosfor klorida

Pasangan yang benar antara rumus senyawa dan namanya adalah . . . .

A.    1 dan 2

B.     1 dan 3

C.     1 dan 4

D.    2 dan 3

E.     4 dan 5

 


No comments:

Post a Comment